Breaking News:

Iduladha di Sulteng

Awasi Pemotongan Hewan Kurban, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng Terjunkan Petugas Pengawas

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan akan menerjunkan petugas pengawas jelang Iduladha 1442 Hijriah.

Penulis: Moh Salam | Editor: Dimas Adi Satriyo
TRIBUNJATENG.COM
Ilustrasi hewan sapi kurban 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan akan menerjunkan petugas pengawas jelang Iduladha 1442 Hijriah.

Petugas tersebut rencananya akan bertugas mengawasi serta memeriksa kesehatan hewan ternak sebelum dilakukan penyembelihan pada Selasa (20/7/2021) mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dandy Alfita, Sabtu (17/7/2021).

Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng itu menjelaskan, ada 60 orang pengawas yang diterjunkan ke tempat-tempat pemotongan hewan kurban.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Palu Naik Hingga 2 Jutaan

Baca juga: Ratusan Warga Serbu Vaksinasi Massal di Kodim 1306 Donggala

Baca juga: Satu Diduga DPO Teroris Poso Tewas saat Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya

"Jadi pengawas ini akan bertugas memeriksa dan mengawasi hewan-hewan kurban seperti ditempat rumah pemotogan hewan (RPH) serta tempat pemotongan hewan lainnya," ungkap Dandy Alfita.

Ia menyebutkan, pemeriksaan hewan kurban dilakukan guna menghindari adanya hewan tak layak dari sisi kesehatannya.

"Kami periksa hewan kurbannya sebelum disembelih, selesai sembelih juga kami periksa organ-organ dalamnya seperti hatinya. Kalau ada temuan yang cacat maka akan langsung disingkirkan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, harga sapi kurban menjelang Iduladha 1442 Hijriah terus mengalami kenaikan.

Kenaikan itu dibenarkan salah satu pedagang di Pasar Hewan Jl Pipa Air Keluarahan Kamonji Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Ia mengatakan kenaikan harga sapi saat ini naik hingga Rp 2 juta.

"Kalau sebelumnya misal harga sapi Rp 10 juta maka sekarang harganya jadi Rp 12 juta," ungkap Julkifli. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved