Menko Polhukam Sebut Vaksin Berbayar Ide Swasta, Ferdinand: Makanya Jangan Malah Nonton Sinetron

Cuitan Menko Polhukam Mahfud MD di media sosial Twitter kembali menuai sorotan tajam.

Kompas.com/Kristian Erdianto
Mahfud MD 

Sebelumnya vaksinasi berbayar ini rencananya akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Dilansir dari TribunJakarta.com, wacana vaksinasi berbayar menuai pro dan kontra di masyarakat, ada yang setuju dan tidak sedikit yang menentang.

Pembatalan vaksinasi berbayar ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Jumat (16/7/2021).

“Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut,” kata Pramono, dikutip dari laman resmi setkab.go.id.

Selanjutnya program vaksinasi akan tetap menggunakan mekanisme seperti yang telah berjalan saat ini yakni gratis bagi seluruh masyarakat.

“Semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sebelumnya,” tambahnya.(*)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved