Sabtu, 18 April 2026

Presiden Blusukan Bagi-bagi Obat dan Sembako, Pengamat: Perilakunya Masih Seperti Wali Kota

Pengamat politik sekaligus pakar hukum tata negara, Refly Harun mengomentari blusukan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini.

Handover
Presiden Joko Widodo blusukan bagi-bagi obat dan sembako. 

TRIBUNPALU.COM - Pengamat politik sekaligus pakar hukum tata negara, Refly Harun mengomentari blusukan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini.

Seperti diketahui, Jokowi blusukan bagi-bagi obat dan sembako untuk warga Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Menurut Refly Harun, aksi blusukan Jokowi sebenarnya lebih cocok dilakukan pemegang kekuasaan wilayah tertentu, contohnya wali kota.

"Sebenarnya kelas Jokowi itu adalah wali kota, tapi wali kota yang masuk ke Istana. Kenapa begitu? Karena perilakunya masih seperti seorang wali kota," kata Refly Harun dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Senin (19/7/2021).

"Kalau kita bicara unit-unit pemerintahan, maka kita bisa mengatakan, ya blusukan itu cocok kalau dia wali kota. Karena tentu dia blusukan di satu area di pemerintahannya," tambahnya.

Baca juga: Tips Nikmati Makanan Serba Daging di Hari Raya Idul Adha Tanpa Takut Kolestrol Naik

Baca juga: Harga Daging Naik, Pasar Inpres Manonda Palu Ramai Jelang Idul Adha

Baca juga: Bacaan Takbir Idul Adha 1442 H, Selasa 20 Juli 2021, Takbir Bertuliskan Bahasa Arab,Indonesia & Arti

Refly Harun menyebut Jokowi sebenarnya tidak memiliki wilayah untuk melakukan blusukan dan bagi-bagi obat atau sembako.

Untuk daerah DKI Jakarta, Refly memberi contoh bahwa seharunya Anies Baswedan sebagai gubernur yang melakukan blusukan.

"Jadi sebenarnya Presiden RI tidak punya wilayah lagi untuk blusukan. Kalau dia blusukan ke daerah tertentu berarti dia mem-bypass bupati, wali kota, gubernur. Dalam konteks Jakarta, pastilah dia mem-bypass gubernur," jelas Refly Harun.

"Memang DKI ini wilayah presiden juga, tapi kalau kita bicara prinsip otonomi daerah, the first place-nya adalah wilayah dari seorang gubernur, yang saat ini bernama Anies Baswedan, yang sering dipersepsikan oposisi pemerintah," sambungnya.

Dilansir setkab.go.id, Jokowi melakukan blusukan bagi-bagi obat dan sembako untuk warga di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jokowi tiba di lokasi sekira pukul 20.52 WIB.

Jokowi memberikan langsung bantuan sembako kepada masyarakat.

"Malam hari ini saya berada di Kampung Sunter Agung dalam rangka mengawali pemberian sembako kepada masyarakat yang ini nanti akan diberikan menyeluruh," ungkap Jokowi seusai blusukan.

Baca juga: Aturan Lengkap Pembatasan Kegiatan saat Idul Adha, dan Pedoman Perayaan Iduladha dari Kemenag RI

Baca juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK Sulteng Diperpanjang Hingga 26 Juli

Baca juga: Disiplinnya Desy Ratnasari Saat PPKM, Desy :Kalau Tidak Disiplin Nanti Berantem Sama Penegak Hukum

Jokowi menyebut, 200 ribu ton beras sudah siap disalurkan oleh Bulog.

Selain paket sembako, saat blusukan Jokowi juga membagikan paket obat dan vitamin untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved