Breaking News:

Pakai Masker Dua Lapis Bisa Cegah Infeksi COVID-19? Ternyata Begini Penjelasan Dokter

Disebutkan, memakai dua masker dapat menjadi proteksi ganda dan bisa mencegah dari infeksi COVID-19.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
techarp.com
ILUSTRASI masker 

TRIBUNPALU.COM - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia mengalami lonjakan pada bulan Juli 2021.

Di tengah lonjakan kasus infeksi COVID-19 tersebut, anjuran memakai dua masker kembali disampaikan.

Disebutkan, memakai dua masker dapat menjadi proteksi ganda dan bisa mencegah dari infeksi COVID-19.

Tapi apakah memakai dua masker benar-benar efektif untuk melindungi diri dari virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan tersebut?

Baca juga: Istri Ustaz Yusuf Mansur Ceritakan Kronologi Hb Darah Sang Suami Turun hingga Dilarikan ke RS

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sulawesi Tengah dr Putu Melaya menjelaskan, anjuran memakai dua masker memiliki landasan teori.

Menurut Putu, penggunaan dua masker bisa menghalagi masuknya virus COVID-19 dalam tarikan nafas.

dr Putu Melaya di program Tribun Mo Tesa-tesa.
dr Putu Melaya di program Tribun Mo Tesa-tesa. (Handover)

"Kenapa ada kebijakan pakai dua masker? Tentu ada dasar teorinya. Jadi, untuk melindungi kalau pori-porinya (masker) sekian, maka akan ada hambatan tarikan pada saat kita menarik nafas," jelas Putu dalam talkshow Tribun Mo Tesa-tesa di kanal Youtube TribunPalu.com, Jumat (23/7/2021).

"Maka tidak serta merta virus terhirup di antara sela-sela masker. Sehingga kita berharap di lapisan yang luar masuk, di lapisan dalam tidak langsung masuk ke hidung kita," tambahnya.

Baca juga: Lurah Nunu Mengaku Berat Terapkan PPKM: Tapi Demi Melindungi Warga

Lebih lanjut, Putu menjelaskan mengapa anjuran memakai dua masker gencar disampaikan ketika ditemukan varian delta COVID-19.

Menurut Putu, varian delta COVID-19 memiliki daya jangkauan yang lebih panjang.

Sehingga dilhawatirkan memakai satu masker saja tidak cukup menghalangi virus tersebut.

"Kenapa beda antara virus varian alfa, beta, kemudian delta? Kenapa tidak dari awal saja? Karena dulu kita masih berharap dengan satu lapis tidak akan masuk rongga hidung. Tetapi karena varian delta penyebarannya sampai 7 meter dari tempat awal bersin misalnya, itu yang menyebabkan kita harus lebih berhati-hati," jelas Putu.

Baca juga: VIDEO: Penjelasan Lurah Lolu Selatan Terkait Rumah Pasien Isolasi Mandiri Ditempeli Stiker

Kemudian, Putu mengimbau masyarakat untuk benar-benar menjalankan anjuran memakai dua masker.

Terlebih ketika berada di tempat-tempat tertutup dan rawan kerumunan.

"Kalau dulu kita berpapasan dengan orang lain 1 meter rasanya sudah aman, tapi makin dekat virusnya tentu akan lebih padat. Sehingga diharapkan memakai dua masker di tempat-tempat rawan kerumunan dan tertutup," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved