Virus Corona
Ternyata Ada Gejala Unik Jika Sudah Divaksin Tapi Masih Bisa Terinfeksi Virus Corona, Apa Itu?
Meski sudah melakukan vaksinasi, beberapa orang masih tetap bisa terinfeksi virus corona.
Tapi, faktor risiko ini juga dipengaruhi oleh usia orang tersebut. Selain itu, orang dewasa yang tinggal di daerah miskin juga lebih berisiko tinggi terinfeksi virus corona COVID-19 setelah vaksinasi.
Infeksi virus corona pada orang yang sudah vaksin COVID-19 lebih rendah risikonya bila mereka menjalani gaya hidup sehat.
Misalnya, pola makan sehat dan memiliki indeks massa tubuh (BMI) normal.
BMI adalah metode yang paling banyak digunakan untuk memeriksa apakah berat badan Anda sehat atau tidak.
Temuan ini menunjukkan perlunya tindakan pencegahan pada kelompok orang yang berisiko terinfeksi virus corona, meskipun sudah vaksinasi.
gejala jika vaksinasi lengkap
Studi Zoe Covid Symptom mengatakan bahwa secara umum, orang-orang yang sudah mendapat vaksin dan belum memiliki gejala yang mirip.
Namun, orang yang sudah divaksin merasakan gejala yang lebih singkat.
Ini menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi COVID-19 saat sudah divaksin lengkap tidak menunjukkan gejala terlalu parah dan pulih lebih cepat.
Berikut adalah 5 gejala COVID-19 paling banyak yang dirasakan oleh orang yang sudah divaksin lengkap adalah:
- Sakit kepala
- Pilek
- Bersin
- Sakit tenggorokan
- Kehilangan bau
Studi tersebut mencatat bahwa gejala Covid seperti anosmia (kehilangan penciuman), demam, dan sesak napas berada di urutan kelima, 12 dan 29.
"Batuk terus-menerus sekarang menempati peringkat nomor 8 jika Anda sudah divaksin lengkap. Jadi tidak lagi menjadi indikator utama terinfeksi COVID-19," ungkap tim peneliti.
gejala COVID-19 setelah satu dosis vaksin
gejala berubah lagi setelah orang mendapat satu dosis vaksinasi, yakni: