Breaking News:

Evaluasi Hari Pertama Pelonggaran PPKM, Ketua Apindo Nilai Kebijakan Belum Signifikan Naikkan Omset

"Biasanya ke mal sekalian jalan-jalan. Jadi, memang secara penjualan berat, pembatasan masyarakat masih ketat, tidak angkat (omzet)"

Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Wahana bermain di Palu Grand Mall Jl Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (8/7/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengapresiasi pemerintah dengan model pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) baru sesuai kondisi level tiap wilayah. 

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, PPKM kali ini agak sedikit longgar karena berlaku level 3 dan 4, namun pendapatan atau omzet usaha tetap belum naik signifikan. 

"Kita apresiasi (PPKM) dilonggarkan sedikit, tapi belum banyak bertambah omzet. Belum keliatan signifikan," ujarnya saat dihubungi Tribunnews, Senin (26/7/2021). 

Baca juga: 21 Putusan Hadianto Rasyid Selama PPKM Level 4 di Palu

Baca juga: Polisi Buka Paksa Blokade Jalan ke Gedung Isolasi Covid-19 di Banggai

Baca juga: Wali Kota Palu Terapkan PPKM Level 4, Penjagaan di Perbatasan Kembali Diberlakukan

Menurut Hariyadi, kemungkinan nanti setelah PPKM model ini selesai di 2 Agustus atau saat DKI Jakarta sudah diturunkan ke level 3, omzet dunia usaha bisa sedikit bergerak naik. 

"Sekarang Jakarta ini level 4. Sekarang di mal itu restoran dibatasi, tidak boleh dine in, harus take away atau online, sehingga orang enggan ke mal, dan ke bioskop juga tidak bisa," katanya. 

Karena itu, dia menilai kalaupun ada wilayah dengan pusat perbelanjaan buka, tetap saja isinya yakni restoran dibatasi hingga gerai pakaian bahkan tidak dapat beroperasi.

"Biasanya ke mal sekalian jalan-jalan. Jadi, memang secara penjualan berat, pembatasan masyarakat masih ketat, tidak angkat (omzet)" pungkas Hariyadi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Apindo: Pelonggaran PPKM Darurat Belum Signifikan Kerek Kenaikan Omset, 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved