Manfaat dan Cara menggunakan Minyak Cengkeh untuk Mengatasi Sakit Gigi

Cengkeh diperkaya dengan bahan kimia yang disebut eugenol dan sifat antiseptik, anti-inflamasi serta berfungsi untuk penghilang rasa sakit pada gigi.

Hellosehat
Cengkeh merupakan tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk mengatasi sakit gigi. 

TRIBUNPALU.COM – Saat sakit gigi, biasanya seseorang akan merasakan rasa sakit atau ngilu di area gigi tersebut saat berbucara, mengunyah, hingga saat mendengarkan suara yang cukup keras.

Sebagian besar penyebab sakit gigi yang muncul secara tiba-tiba dapat diobati oleh dokter gigi Anda,

Sementara itu, ada beberapa solusi yang dapat Anda coba untuk menghilangkan rasa sakit sementara.

Anda dapat mengonsumsi ibuprofen yang dijual bebas di apotek untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa mengonsumsi ibuprofen dalam jangka waktu yang lama dapat mengiritasi atau merusak perut, ginjal, dan hati Anda.

Agar lebih aman, Anda dapat menggunakan berbagai cara yang alami untuk mengatasi sakit gigi Anda.

Melansir dari Healthline, salah satu pengobata alami yang dapat mengatasi sakit gigi adalah minyak cengkeh.

Baca juga: Miliki Bentuk Kecil, Cengkeh Memiliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Imunitas

Minyak cengkeh adalah obat rumah yang populer untuk sakit gigi, bahkan, cengkeh telah digunakan selama berabad-abad untuk sakit gigi.

Sebuah penelitian tahun 2016 menunjukkan bahwa cengkeh mengandung bahan aktif yang disebut eugenol, yang membuat kulit mati rasa.

Minyak cengkeh dianggap aman secara umum, tetapi tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak.

Selanjutnya, melansir dari Organict Fact, cengkeh diperkaya dengan sifat antiseptik dan anti-inflamasi dan efek penghilang rasa sakit dapat dengan mudah bersaing dengan benzokain.

Sebelum lahirnya kedokteran gigi modern, minyak cengkeh telah digunakan untuk mengobati penyakit gigi.

Hal terbaik tentang minyak cengkeh adalah ia bekerja hampir segera ketika digunakan untuk meredakan sakit gigi dan 100 persen aman.

Selain itu, melansir dari Medical News Today, minyak cengkeh mengandung bahan kimia yang disebut eugenol.

Pada tahun 1837, eugenol dan magnesium oksida digabungkan untuk membuat bahan pengisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved