Breaking News:

Apa Itu Osteoporosis? Penyakit Tulang yang Bisa Diobati dengan Ketumbar, Simak Caranya

Berikut kami sampaikan pengertian osteoporosis dan cara mengatasinya dengan ketumbar.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Imam Saputro
shutterstock
FOTO ILUSTRASI: Mengenal penyakit osteoporosis serta cara mengatasinya dengan ketumbar. 

Mengenal Apa Itu Osteoporosis? Penyakit Tulang yang Bisa Diobati dengan Ketumbar, Simak Manfaatnya

TRIBUNPALU.COM - Pasti Anda sudah tak asing dengan nama osteoporosis ini.

Ya, ini merupakan salah satu gangguan pada tulang yang diderita oleh banyak orang.

Melansir dari laman Kompas, osteoporosis merupakan penyakit pengeroposan tulang yang terjadi pada seseorang, terutama pada lansia.

Osteoporosis ditandai dengan massa tulang yang rendah dan hilangnya jaringan-jaringan penting pada tulang.

Sehingga tak heran jika penderita osteoporosis memiliki tulang rapuh, bahkan mudah patah jika terjatuh.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasi oleh National Osteoporosis Foundation, penyakit ini sekitar satu dari dua wanita dan satu dari empat pria yang berusia di atas 50 tahun memiliki risiko tinggi terkena patah tulang akibat osteoporosis.

Bagi Anda yang memiliki gangguan ini, Anda tak perlu khawatir.

Dengan menggunakan ketumbar, Anda bisa mengatasi gangguan pada tulang tersebut.

Dilansir dari laman NDTV Food, biji ketumbar punya antioksidan seperti vitamin A, riboflavin, niacin, asam folat, vitamin C, vitamin K, kalsium dan karoten.

Baca juga: 7 Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh, Cegah Diabetes hingga Bantu Melawan Infeksi

Zat-zat ini sangat bermanfaat dalam mencegah osteoporosis dan kesehatan persendian.

Vitamin K membantu tulang Anda memperbaiki dirinya sendiri, membantu mencegah masalah seperti osteoporosis.

Setelah mengetahui berbagai kandungan ketumbar yang baik untuk tulang, kini yang perlu Anda lakukan hanyalah menambahkan beberapa ketumbar ke dalam makanan sehari-hari Anda.

Selain itu Anda juga bisa mendapatkan manfaat dari ketumbar ini dengan meminum air rebusannya.

Cukup seduh 3 gram biji ketumbar dalam 150 ml air, konsumsi setiap hari untuk merasakan hasil yang luar biasa.

Selain sebagai obat penangkal osteoporosis, ketumbar juga memiliki khasiat sebagai obat rematik pada lansia.

Biji ketumbar punya senyawa seperti asam linoleat dan cineole yang terkenal karena sifat antiarititik dan antirematiknya.

Anda bisa mengonsumsinya guna kesehatan tulang yang lebih baik lagi.

Caranya, Anda tinggal merendam biji ketumbar dalam air.

Konsumsi air tersebut secara berkala dan teratur.

Terlebih lagi jika Anda memiliki gangguan radang sendi dan pembengkakan, cocok sekali untuk mengonsumsi air rebusan ketumbar.

Selain mengobati osteoporosis dan rematik pada orang tua, biji ketumbar juga memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan.

Baca juga: Kenali Apa Itu Penyakit Vertigo? Ketahui Cara Mengatasi dengan Ekstrak Ketumbar, Simak Manfaatnya

Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala.
Manfaat ketumbar untuk kesehatan rambut, bisa mengatasi kerontokan hingga menutrisi kulit kepala. (pixabay)

Tips Mencegah Osteoporosis

  • Berjemur sinar matahari

Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D yang sangat baik untuk tubuh.

Sinar matahari juga memberikan banyak manfaat termasuk dalam meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, meningkatkan pertumbuhan sel tulang, dan mengurangi peradangan.

Dengan berjemur sekitar 15-20 menit, tubuh bisa menyerap vitamin D dari sinar matahari pagi.

Sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyakit pengeroposan tulang seperti osteoporosis.

  • Rutin melakukan aktivitas fisik

Berdasarkan sejumlah penelitian, gaya hidup sedentari atau kurang melakukan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko pengeroposan tulang.

Untuk itu, para peneliti menyarankan untuk rutin berolahraga sehingga dapat meningkatkan kepadatan tulang.

Beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan seperti berjalan santai, menahan beban, dan latihan kekuatan keseimbangan dapat mendukung kesehatan tulang.

Jika sebelumnya Anda sudah pernah mengalami patah tulang, sebaiknya hindari melakukan aktivitas yang berat.

Bila perlu, konsultasikan dahulu dengan dokter, olahraga apa yang baik untuk Anda.

Baca juga: Jaga Sistem Imun Anda dengan Memanfaatkan Ketumbar, Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Cara Berikut

  • Deteksi jika terjadi gejala

Melansir dari healthline.com, pada kebanyakan kasus, orang dengan osteoporosis tidak menyadari bahwa mereka mengidap kondisi tersebut sampai mereka mengalami patah tulang.

Karena cenderung terjadi secara bertahap dalam beberapa tahun dan tanpa terdapat gejala yang jelas, perlu untuk mendeteksinya sedini mungkin.

Beberapa gejala yang mungkin bisa membantu Anda mendeteksi osteoporosis di antaranya mengalami sakit punggung berkepanjangan, kuku yang rapuh, serta melemahnya kekuatan menggenggam atau mencengkeram.

Selain itu, jika keluarga memiliki riwayat osteoporosis, Anda juga bisa menginformasikan hal tersebut kepada dokter saat melakukan pemeriksaan osteoporosis.

  • Hindari risiko terjatuh

Seiring pertambahan usia, kepadatan tulang yang berkurang dan kehilangan kontrol keseimbangan meningkatkan risiko pada lansia untuk mengalami patah tulang apabila terjatuh.

Anda bisa menyiasati risiko terjatuh tersebut dengan melakukan pemeriksaan mata secara teratur, memasang pegangan di kamar mandi, memastikan berada pada ruang yang cukup cahaya, serta tak lupa untuk melakukan aktivitas fisik yang membantu keseimbangan.

  • Memenuhi asupan kalsium

Disamping vitamin D, kalsium juga merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Kalsium bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot, jantung, serta saraf.

Untuk mencegah osteoporosis, usia dewasa (19-50 tahun) dan orang tua (51-70 tahun) membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium/hari.

Sementara itu, untuk orang yang berusia 71 tahun ke atas membutuhkan asupan kalsium yang lebih besar, yaitu sekitar 1.200 mg/hari.

(TribunPalu.com/Hakim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved