Breaking News:

Teroris MIT Poso

7 Teroris MIT Tewas Selama 2021, Kontak Tembak Kebanyakan Terjadi di Parimo

Aparat TNI-Polri tergabung dalam Operasi Madago Raya belum lama ini menorehkan prestasi luar biasa. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi menunjukan foto 4 DPO Teroris Poso di Mapolda Sulteng, Jl Soekarno-Hatta, Keluahan Tondo, Kecamatan Mntikulore, Kota Palu, Rabu (22/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Aparat TNI-Polri tergabung dalam Operasi Madago Raya belum lama ini menorehkan prestasi luar biasa. 

Hal ini menyusul pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora berhasil dilumpuhkan beberapa waktu lalu. 

Sejak efektif beroperasi pada Januari 2021, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya berhasil menembak mati 7 anggota MIT Poso

Data dihimpun TribunPalu.com, kontak tembak antara Satgas Madago Raya dan kelompok MIT mayoritas terjadi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. 

Kontak tembak di awal-awal 2021 terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Senin (1/3/2021). 

Insiden itu berhasil menewaskan dua anggota MIT, yakni Alvin alias Adam alias Mus'ab alias Alvin Anshori dan Khairul alias Irul alias Aslam. 

Baca juga: Detik-detik Pemimpin G30S PKI Dieksekusi, Sempat Pede Ditolong Soeharto Sebelum Ditembak Mati

Baca juga: Covid-19 Indonesia Menurun, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara dari pihak aparat, satu prajurit TNI atas nama Praka Dedi Irawan gugur akibat mengalami luka tembak di bagian perut. 

Dengan tewasnya Alvin dan Irul, kelompok teroris MIT diketahui tersisa sembilan orang.

Operasi perburuan saat itu masih dipimpin Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Abdul Rakhman Baso dengan menyisir tiga wilayah. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved