Breaking News:

Sabu di Lapas Palu

Simpan Sabu 4 Kg, Oknum Pegawai Lapas Palu Mengaku Dibayar Rp 2 Juta

Barang bukti 49 paket itu didapatkan di dapur rumah RF, tersimpan dalam termos es dan tas ransel.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Oknum pegawai Lapas Petobo Kota Palu harus mendekam di jeruji besi atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat Brutto hampir mencapai 4 Kg. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Oknum Pegawai Lapas Palu harus mendekam di jeruji besi atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat Brutto hampir mencapai 4 Kg.

Kedua pelaku berinisial RA dan RF diciduk  Satnarkoba Polres Palu di Perumahan Lapas Kelas II A Palu, Sabtu (5/10/2021) malam. 

Dari pengakuan pelaku, Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno mengatakan, keduanya memiliki perannya masing-masing.

Barang bukti 49 paket itu didapatkan di dapur rumah RF, tersimpan dalam termos es dan tas ransel.

"Pelaku RF mengaku hanya dijadikan tempat penitipan, sedangkan barang itu didapat melalui RA," kata AKBP Bayu Indra Wiguno.

Baca juga: Simpan Sabu 40 Paket, 2 Oknum Pegawai Lapas Palu Terancam Dipecat

Baca juga: Dua Pegawai Lapas Palu Diduga jadi Pengedar Sabu, Akademisi Untad: Sangat Menyedihkan

RF mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan sebagi tempat penitipan sabu.

Itu dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Sebagai tempat penititian Sabu, pelaku RF mengaku hanya dibayar Rp 2 juta," kata AKBP Bayu Indra Wiguno.

Dari pengakuan tersangka, polisi juga mengetahui barang haram tersebut milik tahanan.

Kedua oknum PNS Lapas Kelas II A Palu itu juga diancam paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sanksi Pemecatan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng Lilik Sujandi memastikan sanksi pemecatan untuk kedua oknum tersebut.

"Secara tata kelola tentang kepegawaian kami melakukan langkah-langkah yang bersifat pelarangan dan penekanan termasuk ke delam lapas dan rutan," jelas Lilik saat ditemui TribunPalu.com di Kanwil Kemenkumham Sulteng Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (4/10/2021).

"Kami lakukan langkah termasuk pemeriksaan dan langkah tegas dan sebagainya sudah kami lakukan, kemudian kalau ada oknum yang terlibat berarti dia yang memilih untuk dipecat," tuturnya menambahkan.

Lilik menambahkan, pemecatan sebagai sanksi tegas kepada pegawai di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Sulteng.

"Supaya pegawai lain tidak tergiur kembali dalam peredaran narkoba terutama keluarga mereka," ucap Lilik.

Baca juga: Dua Terduga Bandar Sabu di Perumahan Lapas Palu Terancam Penjara Paling Singkat 5 Tahun

Baca juga: Kedapatan Punya Sabu, Oknum Pegawai Lapas Palu Kini Dibayangi Hukdis Tingkat Berat

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sabu hampir 4 Kg.

Di antaranya dua bungkus besar plastik tulisan Cina dengan berat 2,1 Kg.

Kemudian 47 paket besar plastik klip diduga Sabu dengan berat brutto 1,8 Kg.

"Selain itu juga 1 timbangan digital, 1 tas ransel hitam, 1 termos es warna orange, dan 1 dus warna biru," tutur AKBP Bayu Indra Wiguno.

Adapun barang bukti itu diduga diperoleh dari wilayah Parigi, dengan cara diambil sendiri oleh pelaku RA.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved