Breaking News:

Simak Bahaya Konsumsi Ketumbar dalam Takaran Tidak Wajar: Bisa Menyerang Sistem Pernapasan

Berikut ini kami sampaikan bahaya mengonsumsi ketumbar dalam takaran yang tidak sesuai.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Lita Andari Susanti
NDTV Food Desk
FOTO ILUSTRASI: Bahasa konsumsi ketumbar berlebihan 

Simak Bahaya Konsumsi Ketumbar dalam Takaran Tidak Wajar: Menyerang Sistem Pernapasan

TRIBUNPALU.COM - Ketumbar dikenal sebagai salah satu rempah-rempah yang digunakan untuk bumbu masakan.

Namun ketumbar juga bisa digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.

Beberapa diantaranya ialah mencegah diabetes, osteoporosis, menyembuhkan sakit mata dan sebagainya.

Meski memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, nyatanya memang benar jika mengonsumsi ketumbar berlebihan memiliki dampak buruk.

Melansir dari laman WebMD, pada orang sehat yang mengonsumsi ketumbar terlalu berlebihan bisa menimbulkan beberapa masalah.

Salah satunya ialah masalah kesehatan pernapasan.

Anda akan merasa nyeri di bagian dada apabila mengonsumsi ketumbar tidak sesuai dengan takarannya alias berlebihan.

Bahkan Anda juga akan merasakan kekeringan pada tenggorokan serta pengetatan tenggorokan.

Tak hanya itu, bagi seseorang yang mengonsumsi ketumbar terlalu banyak juga bisa menimbulkan masalah gastrointestinal.

Baca juga: Ketahui Kandungan Nutrisi Ketumbar, Bahan Alami yang Miliki Segudang Manfaat Kesehatan

Baca juga: Coba Konsumsi Ketumbar untuk Minimalisir Osteoporosis, Ketahui Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Baca juga: Mengenal Ketumbar, Bumbu Masak Banyak Manfaat, Ketahui Juga Efek Samping dan yang Perlu Diwaspadai

Menjaga sistem kekebalan tubuh di masa Pandemi Covid-19 dengan cara mengonsumsi ekstrak ketumbar. Anda bisa mengonsumsinya dalam takaran jumlah yang wajar. Apabila terlalu berlebihan, maka akan menimbulkan berbagai bahaya.
Menjaga sistem kekebalan tubuh di masa Pandemi Covid-19 dengan cara mengonsumsi ekstrak ketumbar. Anda bisa mengonsumsinya dalam takaran jumlah yang wajar. Apabila terlalu berlebihan, maka akan menimbulkan berbagai bahaya. (National Institutes of HEA)
Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved