Breaking News:

Wisata Sulteng

Pemerintah Parimo Dukung Jembatan Peninggalan Belanda Dijadikan Objek Wisata Sejarah

Dukungan itu datang dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Jembatan Tua peninggalan Belanda di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Rencana menjadikan Jembatan Peninggalan Belanda di Kecamatan Palasa, menjadi objek wisata sejarah dapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Dukungan itu datang dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Diketahui, jembatan tersebut dibangun sejak tahun 1936.

Dan telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) Kabupaten Parimo.

Hal itu tertuang dalam Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya yang merupakan benda harus dilindungi dan dijaga.

Baca juga: Masyarakat Batu Tanda di Perbatasan Banggai-Tojo Unauna Hidup dengan Keterbatasan

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Disdikbud Parimo Ninong Pandake mengatakan, pihaknya mendukung secara penuh rencana tersebut.

Dengan dijadikannya jembatan peninggalan Belanda itu sebagai objek wisata.

Akan menambah daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Parimo.

"Alhamdulillah, kami selaku pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengucapkan terimakasih kepada penggiat literasi yang berkeinginan untuk menjadikan Jembatan Palasa (Jembatan Belanda) sebagai objek wisata sejarah," kata Ninong Pandake, Selasa (11/01/2022).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved