Manfaatkan Jahe dan Kunyit untuk Atasi Gangguan Kesehatan Berikut, Simak Juga Resep Membuatnya

Jika digabungkan dengan kunyit, jahe memiliki manfaat untuk bantu atasi mual, meredakan nyeri dan peradangan hingga meningkatkankekebalan tubuh.

bulgarianspices
Ilustrasi jahe- Jika digabungkan dengan kunyit, jahe memiliki banyak manfaat baik. 

TRIBUNPALU.COM - Jahe dan kunyit adalah dua jenis tanaman berbunga yang banyak digunakan dalam pengobatan alami.

Jahe atau Zingiber officinale, berasal dari Asia Tenggara dan telah lama digunakan sebagai obat alami untuk berbagai kondisi kesehatan.

Sifat obatnya sebagian besar disebabkan oleh adanya senyawa fenolik, termasuk gingerol, bahan kimia yang dianggap memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat.

Kunyit juga dikenal sebagai Curcuma longa, termasuk dalam famili tanaman yang sama dan sering digunakan sebagai bumbu masakan India.

Ini mengandung senyawa kimia kurkumin, yang telah terbukti membantu dalam mengobati dan mencegah beberapa kondisi kronis.

Jahe dan kunyit dapat dikonsumsi segar, dikeringkan, atau digiling, dan ditambahkan ke berbagai hidangan.

Meskipun bukti terbatas pada efek jahe dan kunyit bila digunakan bersama-sama, penelitian menunjukkan bahwa keduanya dapat membantu mengurangi rasa sakit dan membantu suatu kondisi penyakit.

Merangkum dari laman Healthline, berikut sejumlah manfaat jahe dan kunyit untuk bantu atasi kondisi kesehatan :

Baca juga: Deretan Makanan yang Dianjurkan untuk Dikonsumsi Bagi Penderita Diabetes, Satu Diantaranya Jahe

Baca juga: Manfaat Konsumsi Air Jahe untuk Bantu Turunkan Berat Badan, Simak Juga Tips Membuat Minumannya

1. Mengurangi peradangan

Peradangan kronis dianggap memainkan peran sentral dalam perkembangan kondisi seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Ini juga dapat memperburuk gejala yang terkait dengan kondisi autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan penyakit radang usus.

Jahe dan kunyit memiliki sifat anti inflamasi yang kuat, yang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan melindungi dari penyakit.

Satu studi pada 120 orang dengan osteoarthritis menemukan bahwa mengambil 1 gram ekstrak jahe per hari selama 3 bulan secara efektif mengurangi peradangan dan penurunan kadar oksida nitrat, sebuah molekul yang memainkan peran kunci dalam proses inflamasi.

Demikian pula, ulasan dari 9 penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1-3 gram jahe per hari selama 6-12 minggu menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP), penanda inflamasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved