Benarkah Diabetes Dapat Menyebabkan Rambut Rontok? Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Diabetes dapat menyebabkan penipisan rambut dan rambut rontok pada beberapa orang karena dapat memiliki efek pada siklus pertumbuhan rambut
TRIBUNPALU.COM - Rambut rontok adalah bagian alami dari siklus hidup rambut.
Saat rambut mencapai tahap akhir siklus, rambut akan rontok.
Rambut baru biasanya akan tumbuh dari folikel rambut yang sama untuk menggantikannya.
Namun terkadang, rambut baru mungkin gagal terbentuk.
Jika ada area kulit kepala yang luas di mana rambut baru tidak muncul, kerontokan rambut ini bisa terlihat.
Banyak faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan rambut, termasuk stres, hormon, kadar gula darah tinggi, dan kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti diabetes.
Lalu bisakah diabetes menyebabkan rambut rontok?
Melansir dari laman Medical News Today, diabetes dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut.
Diabetes dapat menyebabkan penipisan rambut dan rambut rontok pada beberapa orang karena dapat memiliki efek berikut pada siklus pertumbuhan rambut:
- Mengganggu pertumbuhan rambut
- Menyebabkan lebih banyak rambut tumbuh dari biasanya
- Menghentikan pembentukan rambut baru
- Diabetes yang tidak terkontrol atau tidak diobati dapat mengakibatkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi.
- Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai jaringan, organ, dan pembuluh darah di dalam tubuh.
- Kerusakan pembuluh darah dapat membatasi aliran darah, mengakibatkan sel-sel tertentu mendapatkan lebih sedikit oksigen dan nutrisi daripada yang mereka butuhkan.
