Sidang Ferdy Sambo Cs

Pihak Putri Candrawathi Ngaku Punya 4 Bukti Pelecehan, Pengacara Brigadir J: Tidak Perlu Dihiraukan

Di tengah proses peradilan, salah satu tersangka, Putri Candrawathi menyiapkan 4 bukti terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Editor: Muh Ruliansyah
Kompas.com
Di tengah proses peradilan, salah satu tersangka, Putri Candrawathi menyiapkan 4 bukti terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J. 

TRIBUNPALU.COM - Kasus pembunugan Brigadir J kini telah memasuki tahap persidangan.

Di tengah proses peradilan, salah satu tersangka, Putri Candrawathi menyiapkan 4 bukti terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 4 bukti yang menunjukan adanya pelecehan yang berujung penembakan Brigadir J.

Dua di antara 4 bukti itu adalah assessment psikologi forensik dan keterangan Putri Candrawathi.

Febri mengungkapkan akan menyampaikan seluruh bukti pelecehan seksual yang hilang dari dakwaan, di persidangan nanti.

Baca juga: Bharada E Lawan Keterangan Ferdy Sambo dan Putri, Siap Pulihkan Nama Baik Brigadir J di Persidangan

Untuk diketahui, kejadian pelecehan seksual itu terjadi berawal dari Magelang, Jawa Tengah, Senin (4/7/2022) hingga berlanjut Kamis (7/7/2022).

"Akan dibuktikan ya ada peristiwa di Magelang, ada peristiwa di tanggal 4 yang hilang dari dakwaan."

"Ada peristiwa di tanggal 7 dugaan adanya kekerasan seksual yang menurut kami itu setidaknya ada 4 bukti yang mendukung fakta dugaan kekerasan seksual tersebut," kata Febri Diansyah dikutip dari tayangan Kompas Tv, Jumat (28/10/2022).

Menanggapi klaim bukti tersebut, Martin Simanjuntak yang juga menjadi tim kuasa hukum keluarga almarhum Brigadir J, mengatakan bahwa bukti dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi itu sangat mudah untuk dipatahkan.

Menurut Martin, di surat dakwaan Jaksa hanya menyebut ada klaim sepihak soal pelecehan waktu pengambilan asesmen forensik yang dihadirkan sebagai bukti.

Sehingga patut dicermati untuk menghindari kesalahan analisa.

"Apakah diambil pasca dugaan kekerasan seksual itu baru hangat-hangatnya terjadi atau diambil setelah Putri menjadi tersangka dan Ferdy Sambo menjadi tersangka."

"Kalau ini diambil pada saat Putri jadi tersangka ataupun Ferdy Sambo tersangka dan sedang diproses etik, saya curiga bahwa hasil psikologi forensik ini bisa saja depresinya itu bukan karena kekerasan seksual, tapi akibat Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo menjadi tersangka dan kehilangan pekerjaan," kata Martin Simanjuntak.

Seharusnya, kata Martin, Putri Candrawathi dari dulu telah menyampaikan hal ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved