Meski Baik Dikonsumsi, Minum Teh Jahe Berlebihan Ternyata Bisa Picu Efek Samping Ini
Jika dikonsumsi secara berlebihan, ternyata teh jahe dapat menyebabkan sakit perut, pendarahan, mual, diare bahkan hingga sakit perut.
Ada juga kekhawatiran bahwa jahe dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah, seperti warfarin, menurut NCCIH.
Untuk itu, sebaiknya hindari konsumsi jahe sebelum menjalani operasi.
Mereka yang memiliki gangguan pendarahan juga harus berbicara dengan dokter sebelum mengkonsumsi segala bentuk jahe.
Apakah teh jahe aman?
Teh jahe aman untuk diminum. Namun, orang Anda menghindari mengonsumsi lebih dari 5 g per hari.
NCCIH merekomendasikan bahwa mereka yang menderita penyakit batu empedu harus berhati-hati saat menggunakan jahe. Ini karena dapat meningkatkan aliran empedu.
Meski begitu, seperti yang diketahui jika jahe memiliki banyak manfaat jika dikonsumsiu secara benar.
Lalu apa saja manfaat jahe?
Mengatasi mual dan muntah
Gingerol dan shogaol, yang merupakan senyawa aktif dalam jahe, dapat membantu meredakan mual dan muntah.
Dalam satu ulasan tahun 2015, para peneliti menemukan bahwa ekstrak jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah yang disebabkan oleh kehamilan, serta mual yang disebabkan oleh kemoterapi.
Sebuah artikel 2016 menunjukkan bahwa menggunakan jahe mungkin merupakan cara yang murah, efektif, dan aman untuk membantu meredakan mual dan muntah pada mereka yang sedang hamil atau menjalani kemoterapi.
Pereda sakit
Jahe juga dapat membantu meredakan rasa sakit dan memiliki efek anti-inflamasi.
Satu studi melibatkan 60 orang dewasa dengan migrain akut. Mereka melaporkan kelegaan setelah menggunakan 400 miligram ekstrak jahe bersama obat antiinflamasi nonsteroid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/khasiat-jahe-untuk-kesehatan-rambut.jpg)