Meski Baik Dikonsumsi, Minum Teh Jahe Berlebihan Ternyata Bisa Picu Efek Samping Ini
Jika dikonsumsi secara berlebihan, ternyata teh jahe dapat menyebabkan sakit perut, pendarahan, mual, diare bahkan hingga sakit perut.
Tinjauan sistematis tahun 2020 menunjukkan bahwa jahe juga dapat meredakan nyeri haid, serta rasa sakit yang terjadi karena osteoartritis.
Jahe juga dapat membantu meredakan nyeri otot. Sebuah studi kecil yang melibatkan 49 peserta menemukan bahwa jahe mengurangi nyeri otot pada atlet.
Membantu menurunkan berat badan
Teh jahe dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Misalnya, satu ulasan 2018 menunjukkan bahwa jahe dapat membantu penurunan berat badan dengan:
menekan lipogenesis, yang merupakan proses metabolisme yang berkontribusi pada penyimpanan lemak
- Menghambat penyerapan lemak usus.
- Mengendalikan nafsu makan.
- Kontrol gula darah yang lebih baik.
Teh jahe juga dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mencapai kontrol gula darah yang lebih baik.
Peneliti melihat bahwa mengonsumsi 2 g jahe per hari mengurangi gula darah puasa dan indikator penting diabetes lainnya.
Untuk itulah, jahe mungkin berperan dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Meningkatkan kesehatan jantung
Teh jahe dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan jahe setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kondisi jantung kronis dengan:
- Menurunkan hipertensi
- Mencegah serangan jantung
- Menurunkan kolesterol
(TribunPalu.com/Linda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/khasiat-jahe-untuk-kesehatan-rambut.jpg)