DMI Sulteng

6 Masjid di Madinah Jadi Sasaran DMI Sulteng untuk Pelajari Pengembangan Fungsi Masjid

Kata Muchtar, Pengelolaan enam masjid tersebut perlu dipelajari oleh pengurus PW DMI Sulteng untuk menopang implementasi program pengembangan masjid

DMI Sulteng
Enam masjid yang menjadi sasaran study banding meliputi Masjid Ijabah, Masjid Bilal Bin Rabbah, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Sab'ah dan Masjid Nabawi 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah mempelajari pengembangan fungsi enam masjid di Madinah, Arab Saudi, untuk diimplementasikan di Sulteng. 

"Iya, study banding ke enam masjid ini untuk melihat sistematika pengelolaan dan pengembangan fungsi masjid," kata Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud, di Madinah, Minggu (5/2/2023).

Enam masjid yang menjadi sasaran study banding meliputi Masjid Ijabah, Masjid Bilal Bin Rabbah, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Sab'ah dan Masjid Nabawi.

Baca juga: Safari Ramadan 1444 Hijriah, DMI Sulteng Akan Turunkan 40 Penceramah ke 260 Masjid se-Sulteng

Kata Muchtar, Pengelolaan enam masjid tersebut perlu dipelajari oleh pengurus PW DMI Sulteng untuk menopang implementasi program pengembangan fungsi masjid.

Menurutnya, DMI Sulteng memiliki program pengembangan fungsi masjid yaitu masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan sebagai tempat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang disinergikan dengan konsep destinasi wisata religi.

"Pengembangan fungsi masjid, bukan menghilangkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah. Ini harus dipahami. DMI tidak menghilangkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah," ujar Muchtar. 

Ia menjelaskan, pengembangan fungsi masjid yaitu, masjid selain menjadi tempat ibadah (sholat dan berdzikir).

Baca juga: DMI Sulteng Kunjungi Madinah Pelajari Pengelolaan Masjid Nabawi

Selain itu masjid dapat dijadikan sebagai tempat belajar dan mengajar tentang keislaman yang di dalamnya antara lain tentang sejarah peradaban Islam, perbandingan mazhab, aqidah, baca dan tulis alquran, fiqih, akhlak.

"Itu cakupan pengembangan fungsi masjid pada aspek pendidikan," kata Muchtar. 

Sementara pada aspek pemberdayaan ekonomi, PW DMI Sulteng mendorong pemanfaatan lahan pekarangan/halaman masjid sebagai tempat jual beli.

"DMI Sulteng lewat kepemimpinan Ketua Ahmad M Ali menggagas program Masjid Mart atau pasar masjid," tuturnya. 

Program Masjid Mart digagas oleh DMI Sulteng karena melihat adanya potensi yaitu banyaknya masjid dan umat Islam di berbagai pelosok wilayah.

Masjid Mart didorong oleh PW DMI Sulteng di beberapa kecamatan untuk menyediakan  kebutuhan umat serta untuk peningkatan kesejahteraan imam masjid dan pegawai syara, serta untuk kemakmuran masjid. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved