Sulteng Hari Ini

Lansia Dikabarkan Hilang di Perkebunan Tolitoli Selamat, Badan Penuh Luka

Andrias menambahkan, personel yang menemukan Abdul Latif kemudian memeriksa keadaan fisik korban.

Editor: mahyuddin
handover
Seorang lansia bernama Abdul Latif (80) yang sempat dikabarkan hilang di perkebunan Desa Saumbia, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, selamat, Senin (17/7/2023). 

Laporan Wartawa  TribunPalu, Rian Afdhal

TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI - Seorang lansia bernama Abdul Latif (80) yang sempat dikabarkan hilang di perkebunan Desa Saumbia, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, selamat.

Hal itu disampaikan Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes kepada TribunPalu.com melalui pesan Whatsapp, Senin (17/7/2023).

"Kami baru saja menerima informasi dari personel di lapangan jika korban telah ditemukan dalam keadaan selamat, korban ditemukan pada pukul 09.10 wita di pinggir sungai kecil sekitar 2 kilometer dari posko," ucapnya.

Kata Andrias, penemuan korban berawal dari celana yang ditemukan personel.

Baca juga: 2 ASN Balitbangda Dipanggil Hadianto Rasyid, Imbas Bercerita saat Upacara di Kantor Wali Kota Palu

Personel Basarnas Palu kemudian berteriak memanggil nama korban.

"Saat adanya teriakan itu, korban langsung merespon," ujar Andrias Hendrik Johannes.

Andrias menambahkan, personel yang menemukan Abdul Latif kemudian memeriksa keadaan fisik korban.

"Terlihat seluruh tubuh korban lecet diduga korban terjatuh dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Salumbia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," jelasnya.

Sebelumya, Seorang lansia bernama Abdul Latif (80) dikabarkan hilang diperkebunan Desa Salumbia, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.

Baca juga: Lansia di Desa Salumbia Tolitoli Dikabarkan Hilang, Anak Korban Sebut Sering Tak Sadarkan Diri

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh anak kandung korban bernama Hartati.

Awalnya korban pergi ke kebunnya dan terlihat oleh anaknya (pelapor) sedang mengumpulkan batu di tepi sungai yang berdekatan dengan kebun korban pada Minggu (16/7/2023) sekitar pukul 15.00 wita.

Namun, selang waktu 30 menit saat pelapor ingin menjemput, korban sudah tidak terlihat lagi.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved