Senin, 27 April 2026

Perang Gaza

Buktikan Militer Israel Bisa Dikalahkan, Hamas Beri Peringatan Soal Perlawanan Mesir

Serangan mendalam yang dilakukan oleh Brigade Al-Qassam, yang rekamannya diumumkan kepada publik, menyebabkan sedikitnya 21 tentara Israel tewas.

Handover
Prajurit Hamas 

The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan awal bulan ini kalau para pejabat Israel dilaporkan merencanakan operasi militer untuk mengambil kendali sisi Gaza di perbatasan Mesir, sebidang tanah yang dikenal sebagai Poros Salah al-Din atau Koridor Philadelphi.

Menurut pejabat saat ini dan mantan pejabat Israel dan Mesir yang berbicara dengan WSJ, operasi tersebut akan memungkinkan Israel untuk mengambil kendali atas Penyeberangan Perbatasan Rafah, yang telah lama menjadi satu-satunya rute warga Palestina ke dunia luar di tengah blokade dan pendudukan Israel selama beberapa dekade.

Hamdan menegaskan, kelompok perlawanan “tidak akan diusir dari tanah airnya.”

Tolak Jeda Perang Kalau Tak Ada Penghentian Total Pertempuran

Komentar pemimpin Hamas tersebut muncul satu hari sebelum Reuters melaporkan bahwa kemajuan telah dicapai dalam inisiatif gencatan senjata baru yang dimediasi Qatar-Mesir-AS.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengamankan “gencatan senjata selama 30 hari di Gaza ketika sandera Israel dan tahanan Palestina akan dibebaskan.”

Namun, Hamas mengatakan bahwa tidak ada perjanjian yang tidak mencakup diakhirinya perang yang akan diterima.

Seorang juru bicara Israel menegaskan pada Selasa kalau Tel Aviv tidak akan menerima gencatan senjata yang membuat Hamas berkuasa dan para tahanan tidak dibebaskan.

Bentrokan sengit terus terjadi di Gaza utara, tengah, dan selatan. Di kota selatan Khan Yunis, jet Israel telah meningkatkan kampanye pengeboman karpet mereka.

Lebih dari 200 warga Palestina telah terbunuh di Gaza dalam 24 jam terakhir, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut, dengan jumlah korban tewas melonjak melewati 25.000 sejak 7 Oktober.(*)

 

(TribunPalu.com/Tribunnews.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved