Anwar Hafid for Sulteng

Program Berani Cerdas dan Berani Sehat Anwar-Reny Didukung Rakyat Sulteng

Dampak positif dari kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis yang dilakukan calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid ketika menja

Penulis: Citizen Reporter | Editor: Haqir Muhakir
handover
Pasangan bakal calon Gubernur Sulteng Anwar Hafid-Reny A Lamadjido 

TRIBUNPALU.COM - Dampak positif dari kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis yang dilakukan calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid ketika menjadi Bupati Morowali membuat posisinya semakin kuat di mata rakyat.

Keberhasilan Anwar Hafid dalam mewujudkan janji tersebut di Morowali memicu antusiasme dukungan di daerah-daerah lain.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengatakan, antusias warga Sulteng kepada Anwar Hafid disebabkan karena ingin merasakan hal yang sama dirasakan oleh warga Morowali.

Hal itu karena dua karya besar Anwar Hafid tersebut terbukti ada dan berhasil dilakukan.

Baca juga: Ketua Adat Pamona Poso Dukung Anwar Hafid: Saatnya Sulteng Punya Pemimpin Cerdas

"Kalau Morowali saja pendidikan dan kesehatan gratis terwujud, dilakukan sesuai janji. Maka daerah-daerah lain secara tidak langsung akan antusias, mereka merasa bahwa kami juga ingin mendapatkan hal tersebut," ucap Efriza saat dihubungi, Kamis (25/7/2024).

Pernyataan Efriza ini mencerminkan kepercayaan yang berkembang di kalangan masyarakat mengenai komitmen Anwar Hafid terhadap program-program sosial yang pro-rakyat.

Keberhasilan Anwar Hafid dalam merealisasikan kebijakan tersebut di Morowali dianggap sebagai indikator positif yang mendorong daerah lain untuk memberikan dukungan lebih besar kepada Ketua Demokrat Sulteng ini.

Program kesehatan dan pendidikan gratis milik Anwar Hafid di Morowali kini bertransformasi menjadi Berani Cerdas dan Berani Sehat.

Dua program pemberdayaan manusia ini dirancang untuk mengatasi rendahnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulteng, yang hanya meningkat 2,07 persen pada periode 2018 hingga 2023.

Baca juga: Pelaku UMKM di Acara Deklarasi Anwar-Reny Dapat Omzet hingga 3 Kali Lipat

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, IPM Sulteng meningkat dari 68,88 persen pada 2018 menjadi 70,95 persen pada 2023, angka yang masih jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 74,39 persen.

Sebagai informasi, Berani Cerdas adalah program yang bertujuan untuk menurunkan angka anak tidak sekolah di Sulteng, yang tercatat oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng sebanyak 4.509 anak.

Program ini dilaksanakan melalui inisiatif NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah).

Selain itu, Anwar Hafid siap menanggung seluruh biaya pendidikan bagi anak-anak Sulteng yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Bagi mereka yang tamatan SMA atau SMK dan memilih untuk tidak berkuliah, pemerintahan Anwar Hafid akan menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mengurangi angka pengangguran di kalangan anak muda.

Diketahui berdasar data Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Sulteng masuk 10 besar angka putus sekolah tertinggi untuk level SMA dan SMK.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved