Selasa, 2 Juni 2026

Mayapada Hospital Surabaya Sukses Tangani Pasien Aneurisma Aorta dengan Tindakan EVAR

Layanan Cardiac Emergency dapat diakses melalui aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital pada fitur emergency call untuk mendapat penanganan cepat.

Tayang:
Editor: mahyuddin
HANDOVER
Ilustrasi penyakit Aneurisma Aorta. 

TRIBUNPALU.COM - Baru-baru ini, tepatnya di akhir Oktober 2024, pasien di Surabaya mengalami penyakit berbahaya yaitu Aneurisma Aorta.

Penyakit itu membuat pembuluh darah utama (aorta) di perut (abdomen) atau dada (throracic) mengalami penggelembungan atau pembesaran dan berisiko pecah sewaktu-waktu, memicu perdarahan yang dapat menghalangi aliran darah dari jantung ke organ lain.

Kondisi tersebut berbahaya karena sering tak bergejala hingga pembuluh darah membengkak bahkan pecah.

Pasien laki-laki berusia 76 tahun memutuskan datang ke Mayapada Hospital Surabaya dengan keluhan nyeri perut yang menembus hingga ke belakang.

Pasien diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan kolesterol tinggi.

Pasien segera mendapat pemeriksaan komprehensif di area perutnya dengan Multislice Computerized Tomography (MSCT) Whole Abdomen dan ditemukan adanya Aneurisma Aorta Abdominal. 

Pasien itu ditangani Dr dr Yan Efrata Sembiring yakni Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Konsultan Vaskular dan Endovaskular di Mayapada Hospital Surabaya.

Sang dokter mengambil tindakan Endovascular Aneurysm Repair (EVAR) untuk mengatasi Aneurisma Aorta pada pasien. 

“Tindakan EVAR bertujuan memulihkan fungsi aorta dalam peredaran darah di sekitar perut dan kedua kaki tanpa perlu operasi besar. Tindakan ini penting dilakukan sebelum aorta telanjur robek dan menyebabkan perdarahan hebat yang bisa mengancam nyawa pasien," jelas dr Yan melalui rilisnya, Selasa (26/11/2024).

"Selain itu, terdapat ancaman lain dari bekuan darah di kantong aneurisma yang menghambat aliran darah dan mengganggu kinerja organ tersebut.” kata dr Yan menambahkan.

Sebagai dokter yang telah berpengalaman melakukan berbagai tindakan operasi jantung dam pembuluh darah, Dokter Yan menjelaskan prosedur EVAR yang dimulai dengan pemberian anastesi lokal.

Lalu dokter membuat sayatan kecil di area lipatan paha kaki.

Kemudian, dokter akan menempatkan satu alat yang disebut stent graft atau cangkok stent, yang berfungsi untuk menguatkan aorta dan memperbaiki dinding pembuluh darah yang membentuk kantung aneurisma.

Stent graft sendiri dirancang untuk dapat mendukung struktur fungsi aorta dalam jangka waktu yang panjang.

Tindakan EVAR yang sukses dilakukan dr Yan ini memiliki keunggulan dibandingkan operasi besar konvensional.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved