Sigi Hari Ini
Ina Tobani dan Delti Tak Lelah Lestarikan Kain dari Kulit Kayu di Kulawi Sigi
Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah proses pembuatan kain kulit kayu, sebuah keterampilan yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.
Kain kulit kayu yang sudah jadi harus dirawat dengan menggunakan sari buah-buahan khas yang berfungsi untuk menjaga kelembutannya.
Pakaian yang dihasilkan dari kain kulit kayu ini disebut Halilu Nunu, dan biasanya berupa setelan baju dan rok yang digunakan dalam berbagai upacara adat.
Baca juga: DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah Rayakan HUT ke-52 di Palu
Meskipun proses pembuatannya memakan waktu yang lama dan membutuhkan kesabaran, pakaian ini dihargai sangat tinggi.
Bahkan, satu set pakaian dari kain kulit kayu ini bisa dijual dengan harga sekitar Rp1,5 juta, tergantung pada kualitas dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya.
Ina Tobani dan Delti, bersama sejumlah pengrajin lainnya, menjadi contoh nyata bahwa meskipun perkembangan zaman begitu cepat, ada tradisi yang tetap hidup dan dihargai.
Tradisi pembuatan kain kulit kayu ini mungkin tak banyak diketahui oleh generasi muda, namun mereka berdua tetap gigih menjaga agar tradisi ini tidak punah. (*/ViralLokal)
| BREAKINGNEWS: Pemkab Sigi Tertibkan Aktivitas Tambang Ilegal di Tiga Titik Lokasi |
|
|---|
| SATRIA Sulteng Percepat Pembentukan Struktur Pengurus di 13 Daerah |
|
|---|
| Hadiri HUT ke-16 WPI-VCC, Irwan Lapatta Soroti Pentingnya Menjaga Alam |
|
|---|
| Bupati Sigi Percepat Penataan Lokasi dan Infrastruktur Jelang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulteng |
|
|---|
| Coktas Sigi Fokus Cek Pemilih Meninggal, Tidak Padan, dan Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/uf890saud90-uas90d-uas90uds9adsa.jpg)