Selasa, 14 April 2026

Haji 2025

Ini Pesan Kementerian Haji ke Jemaah Indonesia Selama di Arafah

Kementerian Haji Arab Saudi memperingatkan soal cuaca ekstrem saat puncak haji di Arafah.

Editor: Fadhila Amalia
KOMPAS/Agus Mulyadi
ILUSTRASI - Jemaah haji tengah melakukan tawaf, mengelilingi Kabah di area Masjidil Haram, Mekkah, pada musim haji 2012. 

TRIBUNPALU.COM - Kementerian Haji Arab Saudi memperingatkan soal cuaca ekstrem saat puncak haji.

Suhu diprediksi lebih tinggi dibandingkan hari peninjauan.

Suhu bisa mencapai hingga 50 derajat celcius.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Disperindag Palu Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil

“Jemaah diimbau tidak keluar tenda tanpa keperluan khusus," kata Hilman.

"Langkah ini dilakukan untuk mencegah serangan panas atau heatstroke,” jelasnya.

Jemaah Haji dari seluruh dunia diminta berada di tenda Arafah hingga pukul 16.00 WAS.

Kunjungan di Arafah ke sejumlah service provider atau syarikah mitra Kemenag RI.

Hadir Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jassam, Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Manafi, Direktur Bina Haji Kemenag RI, Ahmad Musta’in dan Kepala Daker Makkah Ali Machyumi.

Baca juga: Harga HP Xiaomi Redmi POCO 2025 Terbaru: Xiaomi 15 Ultra, Redmi Note 14, Poco F7 Pro, POCO X7 Pro 5G

Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag RI Ahmad Fauzin, 8 Kepala Kemenag Provinsi dan sejumlah pengawas turut hadir.  

Para kepala sektor Daker Makkah dan wartawan Media Centre Haji Daker Makkah juga turut serta.

Di Mina, jadwal lontar jumrah juga akan dimodifikasi.

Modifikasi jadwal dilakukan demi keamanan dan keselamatan jemaah.

Fasilitas tenda di Arafah dinilai semakin baik dari tahun sebelumnya.

“Paving blok dan kelistrikan sudah mengalami banyak perbaikan signifikan," kata Hilman.

"Sistem AC juga lebih stabil dan dingin dibandingkan sebelumnya,” imbuhnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved