Rabu, 6 Mei 2026

Parimo Hari Ini

Sempat Ditutup 18 Jam, Akses Jembatan Maleali Parigi Moutong Kembali Dibuka

Penutupan jalan sebelumnya dilakukan selama 18 jam, terhitung sejak Minggu, 8 Juni pukul 17.30 WITA hingga Senin siang.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
JEMBATAN MALEALI NYARIS PUTUS - Akses kendaraan di Jembatan Maleali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, kembali dibuka Senin, 9 Juni 2025 pukul 12.00 WITA. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Akses kendaraan di Jembatan Maleali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, kembali dibuka Senin, 9 Juni 2025 pukul 12.00 WITA.

Penutupan jalan sebelumnya dilakukan selama 18 jam, terhitung sejak Minggu, 8 Juni pukul 17.30 WITA hingga Senin siang.

Baca juga: Kementerian BUMN Buka Program Magang, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Penutupan dilakukan untuk pembangunan jembatan darurat berbahan baja oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Palu.

Jembatan utama rusak parah akibat banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada Jumat malam, 7 Juni 2025.

Banjir terjadi karena hujan deras mengguyur bagian hulu sungai yang melintas di wilayah Desa Maleali.

Baca juga: Ini Manfaat Sehat dari Daging Kurban Jika Diolah dan Dikonsumsi dengan Tepat

Air sungai meluap dan menghantam bagian bawah jembatan hingga menggerus fondasi dan badan jalan.

Kondisi itu menyebabkan jalur Trans Sulawesi sempat lumpuh total dan tak bisa dilalui kendaraan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Parigi Moutong, Aiptu Riswan, mengatakan arus kendaraan sudah dibuka, namun belum sepenuhnya normal.

“Sekarang kendaraan sudah bisa lewat, tapi masih pakai sistem buka tutup dari dua arah,” kata Riswan, Senin (9/6/2025).

Kata dia, petugas memberlakukan sistem giliran untuk kendaraan dari arah selatan dan utara agar tidak menumpuk di atas jembatan.

Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan menghindari kelebihan beban pada jembatan darurat.

“Dari pagi sampai siang ini, kami buka secara bergiliran arah selatan dan utara,” ujar Riswan menjelaskan.

Baca juga: Mengapa Dilarang Puasa di Hari Tasyrik seusai Iduladha? Ini Batas Waktunya

Polisi lalu lintas tetap bersiaga di lokasi untuk mengatur arus dan mencegah kemacetan yang sempat mengular beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, warga bersama aparat membangun lintasan darurat dari batang kelapa agar kendaraan bisa melintas sementara.

Namun kondisi itu berisiko tinggi, sehingga BPJN memutuskan membangun jembatan baja yang lebih kuat dan aman.

Baca juga: Kalender 2025, 9 Juni 2025 Memperingati Hari Apa?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved