Parigi Moutong
Tingkatkan Minat Beli, Bupati Erwin Burase Bakal Tata Kembali Pasar Sentral Parigi
Menurut Erwin, keluhan pedagang terkait sepinya pembeli sudah beberapa kali diterima sejak awal dirinya mencalonkan sebagai bupati.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berencana melakukan penataan ulang Pasar Sentral Parigi demi meningkatkan minat beli masyarakat.
Penataan itu menjadi salah satu bagian dari program prioritas 100 hari kerja Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Morowali Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Sampah
Menurut Erwin Burase, keluhan pedagang terkait sepinya pembeli sudah beberapa kali diterima sejak awal dirinya mencalonkan sebagai bupati.
“Keluhan soal pasar itu sudah sering saya dengar. Terutama pedagang yang berjualan di dalam pasar,” kata Erwin Burase, belum lama ini.
Ia menyebut, penataan pasar penting agar suasana lebih tertib, rapi, dan memberi kenyamanan bagi pembeli dan pedagang.
“Kalau pembeli merasa nyaman, insya Allah perputaran ekonomi bisa meningkat,” ujarnya kepada TribunPalu.com.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Morowali Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Sampah di Bahodopi
Pemerintah, kata Erwin Burase, akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan dinas terkait untuk merancang pola penataan yang efektif.
Penataan mencakup penempatan lapak, pengelolaan sampah, serta zonasi dagang agar tidak menumpuk di satu titik.
“Kita ingin semua tertata. Jangan sampai pedagang di dalam tidak dapat pembeli karena semuanya menumpuk di luar,” katanya.
Erwin Burase menilai, revitalisasi Pasar Sentral bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga manajemen pengelolaan dan pola pelayanan.
Baca juga: Soal Upah 15 Honorer Belum Dibayar, Aktivis Minta Bupati Evaluasi Kadis Damkar Banggai
Ia menegaskan, pemerintah mendukung penuh upaya perbaikan pasar untuk kepentingan bersama seluruh pelaku usaha kecil.
Penataan ini juga akan melibatkan aspirasi pedagang agar keputusan tidak sepihak dan lebih tepat sasaran.
“Kami akan libatkan pedagang. Kita tidak mau ada penolakan karena tidak melalui dialog,” jelas Erwin.
Selain zonasi dan kebersihan, pemerintah juga akan memperbaiki fasilitas umum yang kini tak berfungsi.
| Penambang Emas Tewas Tertimbun di Desa Salepae Parigi Moutong |
|
|---|
| Kapolres Parimo Sebut Pelaku Kekerasan Seksual Anak Paling Banyak dari Lingkungan Keluarga |
|
|---|
| Kadis Kelautan dan Perikanan Sulteng Serahkan 43 SKKP dan 16 TDKP di Wilayah PPI Paranggi |
|
|---|
| Kadis Kelautan dan Perikanan Sulteng Minta Nelayan Manfaatkan Fasilitas PPI Paranggi dengan Baik |
|
|---|
| Ultah ke 63, Inilah Profil Samsurizal Tombolotutu, Bupati Parimo yang Pernah Berkarir di Kostrad |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pasar-sentral-parimo-sulteng.jpg)