Sabtu, 9 Mei 2026

Parigi Moutong

Tingkatkan Minat Beli, Bupati Erwin Burase Bakal Tata Kembali Pasar Sentral Parigi

Menurut Erwin, keluhan pedagang terkait sepinya pembeli sudah beberapa kali diterima sejak awal dirinya mencalonkan sebagai bupati.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berencana melakukan penataan ulang Pasar Sentral Parigi demi meningkatkan minat beli masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berencana melakukan penataan ulang Pasar Sentral Parigi demi meningkatkan minat beli masyarakat.

Penataan itu menjadi salah satu bagian dari program prioritas 100 hari kerja Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Morowali Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Sampah

Menurut Erwin Burase, keluhan pedagang terkait sepinya pembeli sudah beberapa kali diterima sejak awal dirinya mencalonkan sebagai bupati.

“Keluhan soal pasar itu sudah sering saya dengar. Terutama pedagang yang berjualan di dalam pasar,” kata Erwin Burase, belum lama ini.

Ia menyebut, penataan pasar penting agar suasana lebih tertib, rapi, dan memberi kenyamanan bagi pembeli dan pedagang.

“Kalau pembeli merasa nyaman, insya Allah perputaran ekonomi bisa meningkat,” ujarnya kepada TribunPalu.com.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Morowali Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Sampah di Bahodopi

Pemerintah, kata Erwin Burase, akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan dinas terkait untuk merancang pola penataan yang efektif.

Penataan mencakup penempatan lapak, pengelolaan sampah, serta zonasi dagang agar tidak menumpuk di satu titik.

“Kita ingin semua tertata. Jangan sampai pedagang di dalam tidak dapat pembeli karena semuanya menumpuk di luar,” katanya.

Erwin Burase menilai, revitalisasi Pasar Sentral bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga manajemen pengelolaan dan pola pelayanan.

Baca juga: Soal Upah 15 Honorer Belum Dibayar, Aktivis Minta Bupati Evaluasi Kadis Damkar Banggai

Ia menegaskan, pemerintah mendukung penuh upaya perbaikan pasar untuk kepentingan bersama seluruh pelaku usaha kecil.

Penataan ini juga akan melibatkan aspirasi pedagang agar keputusan tidak sepihak dan lebih tepat sasaran.

“Kami akan libatkan pedagang. Kita tidak mau ada penolakan karena tidak melalui dialog,” jelas Erwin.

Selain zonasi dan kebersihan, pemerintah juga akan memperbaiki fasilitas umum yang kini tak berfungsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved