Parimo Hari Ini
Marak Kecelakaan di Tanjakan Santigi Parimo, Polisi Bakal Pasang Rambu Peringatan
Langkah itu diambil setelah seringnya terjadi kecelakaan tunggal di kawasan rawan tersebut, terutama saat cuaca berkabut.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Jalur tanjakan Santigi di Desa Kayu Jati, Kecamatan Ongka Malino, Kanupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali menelan korban jiwa akibat Kecelakaan Lalulintas.
Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Parigi Moutong berencana mengambil langkah antisipatif demi mencegah insiden serupa.
Baca juga: Sudah Update Rekening Bank Himbara di BPJS Ketenagakerjaan, Lalu Kapan BSU 2025 Cair ke Penerima?
“Kami akan berkoordinasi dengan Dishub dan instansi terkait untuk memasang rambu-rambu,” ujar Kanit Laka Ipda Ansaruddin, Jumat (13/6/2025).
Langkah itu diambil setelah seringnya terjadi kecelakaan tunggal di kawasan rawan tersebut, terutama saat cuaca berkabut.
Baca juga: Komisi VIII DPR RI Tinjau Persiapan Sekolah Rakyat Kementerian Sosial di Sentra Nipotowe Palu
Ipda Ansaruddin berharap, rambu peringatan dapat memberi tanda dini bagi pengendara saat melewati turunan dan tanjakan curam.
Kecelakaan terakhir melibatkan Mobil Box JNT Kargo bernomor polisi B 9079 SCD yang terguling saat menuruni tanjakan.
Insiden terjadi sekitar pukul 04.30 WITA, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Feri, 31 tahun, sopir asal Desa Boloung, Kecamatan Moutong.
Sementara penumpang, Risky, 18 tahun, selamat meski mengalami luka robek dan lebam di beberapa bagian tubuh.
Menurut pengakuan Risky, kendaraan sempat mengeluarkan suara tidak biasa dari bagian bawah sebelum hilang kendali.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Sabtu 14 Juni 2025,Emas Antam Naik di Akhir Pekan,Cek Harga Emas Terbaru di Sini
“Sopir membanting setir ke kiri dan menabrak pembatas jalan,” jelas Aiptu Jusman, KBO Lantas Polres Parimo.
Mobil sempat terguling dan sebagian badannya menggantung di bibir jurang sebelum berhasil dievakuasi warga.
Jenazah korban telah dibawa ke wilayah Kecamatan Moutong untuk proses pemulangan ke keluarga.
Polisi belum memastikan penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem rem.
Ipda Ansaruddin menambahkan, pihaknya terbuka terhadap informasi tambahan dari saksi lain di lokasi kejadian.
Baca juga: Lalampa Fun Run Jadi Ajang Seleksi Atlet Pelajar Parigi Moutong
Ia juga mengimbau agar pengemudi lebih waspada saat melintas di jalur rawan, terutama pada malam dan dini hari.
"Kami berharap langkah pemasangan rambu dapat menekan angka kecelakaan di Santigi dan sekitarnya," pungkasnya.(*)
(Tribun Breakingnews)
| Bertahun-tahun Pinjam Jamban Tetangga, Warga Desa Gangga Parigi Moutong Kini Punya MCK |
|
|---|
| Dikukuhkan Jadi Ayah GenRe, Bupati Parigi Mourong Siap Dampingi Remaja dalam Lima Hak Dasar |
|
|---|
| Pansus DPRD Parimo Keluarkan 10 Rekomendasi, Dorong Evaluasi Proyek hingga Tertib Aset Daerah |
|
|---|
| Puslitbang Polri Evaluasi Kendaraan Dinas di Polres Parigi Moutong |
|
|---|
| PLN ULP Parigi Umumkan Pemadaman Listrik Hari Ini Selasa 15 Juli 2025, Cek Lokasi Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/marak-kecelakaan-di-santigi-parimo.jpg)