Kamis, 23 April 2026

Israel Bungkam soal Gencatan Senjata dengan Iran, Ini Alasannya

Menurut laporan Al Jazeera, Netanyahu juga melarang para pejabatnya untuk berbicara kepada media, baik lokal maupun internasional.

|
Editor: Regina Goldie
Instagram @b.netanyahu
BENJAMIN NETANYAHU - Foto ini diambil dari Instagram Netanyahu pada Selasa (25/3/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam Hamas dan bersumpah akan mengembalikan sandera dari Gaza. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memerintahkan agar seluruh pejabat pemerintah juga menteri-menterinya untuk bungkam soal gencatan senjata perang Iran-Israel. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait usulan Gencatan senjata yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dikabarkan telah memerintahkan seluruh pejabat dan menteri di pemerintahan untuk tidak memberikan komentar mengenai gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Menurut laporan Al Jazeera, Netanyahu juga melarang para pejabatnya untuk berbicara kepada media, baik lokal maupun internasional.

Netanyahu sendiri dalam pernyataan sebelumnya menyebut bahwa Israel sangat dekat dengan pencapaian tujuannya di Iran, dan tidak ingin terseret ke dalam “perang yang berlarut-larut.”

Perintah bungkam itu terungkap setelah Netanyahu menggelar rapat kabinet keamanan yang berlangsung hingga Selasa (24/6/2025) pagi waktu setempat.

Baca juga: Pemerintah AS Minta Warga di Seluruh Dunia Hati-hati Setelah Konflik dengan Iran

Rapat ini selesai bertepatan saat Trump mengumumkan Israel dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata penuh.

Melalui unggahan di media sosialnya, Truth Social, Trump menyebut gencatan senjata Iran-Israel dimediasi oleh Qatar.

Gencatan senjata Iran-Israel, menurut Trump bakal mulai berlaku pada Selasa (24/6/2025) malam.

Trump juga menyatakn telah berbicara langsung dengan Netanyahu sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai.

Para analis menilai sikap diam Israel mencerminkan kehati-hatian dalam menanggapi pengumuman Trump.

Meski begitu, beberapa sumber mengatakan bahwa tekanan dari Trump memang besar agar Israel menghentikan operasi militer terhadap Teheran.

Baca juga: Polda Sulteng Gelar Olahraga Bersama dan Kegiatan Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel mengenai apakah mereka menyetuii isi kesepakatan atau justru sebaliknya.

Berdasarkan laporan Jerusalem Post, sumber pertahanan Israel menyebut Tel Aviv memang berniat menghentikan perang dengan Iran dalam beberapa hari ke depan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved