Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2025 Lewat SSCASN, Simak Panduan Lengkapnya
Saat ini, proses seleksi penerimaan masih berlangsung, dengan masa pendaftaran dibuka hingga 18 Juli 2025 mendatang.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan tahun 2025.
Saat ini, proses seleksi penerimaan masih berlangsung, dengan masa pendaftaran dibuka hingga 18 Juli 2025 mendatang.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di alamat https://dikdin.bkn.go.id.
Sistem ini merupakan satu-satunya jalur resmi yang digunakan pemerintah untuk menjaring calon peserta didik baru pada instansi pendidikan kedinasan.
Apa Itu sekolah kedinasan?
sekolah kedinasan adalah institusi pendidikan tinggi yang dikelola oleh kementerian atau lembaga pemerintah, dan bertujuan mencetak calon ASN (Aparatur Sipil Negara) yang profesional dan kompeten sesuai kebutuhan negara.
Lulusan dari sekolah kedinasan umumnya langsung diangkat sebagai ASN dan ditugaskan di instansi pemerintahan terkait.
Terdapat delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan yang turut serta dalam seleksi tahun ini, antara lain:
- Kementerian Keuangan (STAN),
- Kementerian Perhubungan (STTD, PPI, PIP, dll),
- Kementerian Hukum dan HAM (Poltekim, Poltekip),
- Badan Pusat Statistik (Politeknik Statistika STIS),
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG),
- Badan Intelijen Negara (STIN),
- Kementerian Dalam Negeri (IPDN),
- dan Badan Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
Panduan Lengkap Cara Daftar sekolah kedinasan 2025
Berdasarkan Buku Petunjuk Pendaftaran yang dirilis oleh BKN, berikut langkah-langkah pendaftaran sekolah kedinasan 2025 yang wajib diperhatikan oleh pelamar:
- Akses laman pendaftaran melalui https://dikdin.bkn.go.id
- Buat akun SSCASN dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah tervalidasi oleh DUKCAPIL.
- Cetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti telah membuat akun.
- Login ke portal SSCASN menggunakan NIK dan password yang telah dibuat.
- Unggah swafoto, pilih instansi dan sekolah kedinasan tujuan, lengkapi nilai rapor, unggah dokumen persyaratan, dan lengkapi data biodata pribadi.
- Periksa kembali data dan dokumen yang diunggah, lalu cetak Kartu Pendaftaran.
- Dokumen yang diunggah akan diverifikasi oleh instansi yang dilamar.
- Pelamar yang lolos verifikasi administrasi akan menerima kode billing PNBP untuk keperluan pembayaran biaya seleksi.
- Setelah pembayaran dikonfirmasi sistem, pelamar dapat mencetak Kartu Ujian.
- Ikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.
Hasil seleksi akan diumumkan melalui laman resmi SSCASN.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
BKN mengimbau pelamar untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah disiapkan sejak awal pendaftaran.
Dokumen yang umumnya diperlukan antara lain:
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Ijazah dan transkrip nilai terakhir
- Rapor SMA/sederajat
- Pasfoto terbaru dengan latar belakang sesuai ketentuan
- Dokumen pendukung lain sesuai persyaratan instansi, seperti surat keterangan sehat, SKCK, atau surat pernyataan.
Pelamar juga wajib membaca syarat khusus per instansi, karena tiap sekolah kedinasan memiliki ketentuan berbeda, termasuk batas usia, tinggi badan minimal, jurusan pendidikan, dan ketentuan kesehatan.
Segini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Setiap Provinsi Indonesia |
![]() |
---|
PPPK Paruh Waktu 2025, Ini Daftar Instansi yang Sudah Umumkan Honorer Masuk Daftar Usulan |
![]() |
---|
BKN Regional IV Kunjungi Kota Palu, Bahas Percepatan Penetapan NIP PPPK 2024 |
![]() |
---|
Bupati Parigi Moutong Jelaskan Makna Program Jumat Berkah, Dorong ASN Hidupkan Pasar Tradisional |
![]() |
---|
Jumat Berkah: Bupati Erwin Burase Ajak ASN Bersihkan Lingkungan dan Hidupkan Ekonomi Lokal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.