Palu Hari Ini
Jelang Lebaran 2026, DLH Palu Kampanyekan Diet Sampah
Dalam imbauannya, DLH Palu menekankan pentingnya mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- DLH Palu menggalakkan gerakan “Lebaran Diet Sampah” untuk mengurangi peningkatan volume sampah selama momen Idulfitri 2026.
- Masyarakat diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seperti membawa wadah makanan sendiri, menghindari styrofoam, dan menyediakan tempat sampah saat mudik.
- Pelaku usaha dan UMKM juga diminta ikut berperan, dengan menyediakan pengelolaan sampah mandiri dan menggunakan kemasan ramah lingkungan guna menjaga kebersihan selama Lebaran.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu kembali mendorong gerakan “Lebaran Diet Sampah” pada perayaan Idul Fitri tahun 2026.
Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang biasanya meningkat signifikan selama momen mudik dan perayaan lebaran.
Baca juga: Polisi Segera Limpahkan Kasus Richard Lee ke Jaksa, Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus
Sekretaris DLH Palu, Ibnu Mundzir menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama.
Dalam imbauannya, DLH Palu menekankan pentingnya mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
"Masyarakat diharapkan mulai beralih menggunakan wadah makanan yang dapat dipakai berulang kali guna menekan produksi sampah plastik yang sulit terurai," katanya pada Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Curi di Touna, Ditangkap di Simpang Raya Banggai setelah Jual Motor Curian
Selain itu, DLH Palu juga mengimbau untuk membawa perlengkapan makan sendiri saat bepergian atau mudik.
Langkah ini dinilai efektif untuk menghindari penggunaan kemasan sekali pakai yang kerap menjadi penyumbang utama sampah saat perjalanan.
"Bagi para pemudik, kami tetap mengingatkan agar menyediakan tempat sampah di dalam kendaraan agar sampah tidak dibuang sembarangan di jalan, melainkan dapat dikumpulkan dan dibuang di tempat yang telah disediakan," ucapnya.
Tidak hanya saat perjalanan, saat perayaan lebaran pun masyarakat diingatkan untuk menghindari penggunaan wadah styrofoam dan plastik sekali pakai.
Penggunaan bahan ramah lingkungan menjadi alternatif yang lebih baik dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca juga: Teks Takbiran Idul Fitri 2026 Lengkap, Versi Panjang & Pendek, Tulisan Arab, Latin dan Artinya
DLH Palu juga mendorong masyarakat untuk berbelanja makanan secukupnya.
Dengan perencanaan yang baik, sisa makanan dapat diminimalisir sehingga tidak menambah beban sampah organik yang sering terbuang percuma.
Dalam pelaksanaannya, para pelaku usaha dan UMKM juga diharapkan ikut berperan aktif.
| Imunisasi Campak di Kota Palu Berlangsung 30 Maret hingga 11 April 2026 |
|
|---|
| Polda Sulteng Ungkap Perampokan Kios Agen Bank di Palu, Todongkan Besi Panjang ke Korban |
|
|---|
| Tes Kompetensi Akademik 2026 Digelar Akhir April, SD Negeri 3 Palu Siapkan 56 Peserta |
|
|---|
| Komisi Yudisial RI Turun ke Palu, Pantau Kinerja Hakim Pasca Kenaikan Gaji 280 Persen |
|
|---|
| Dinkes Palu Siapkan Vaksin dan Tenaga Kesehatan untuk ORI Campak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Ibnu-mundzir-738484847585.jpg)