Rabu, 27 Mei 2026

Palu Hari Ini

Cuaca Ekstrem dan Minim Pasokan Picu Kenaikan Harga Cabai di Kota Palu

Cuaca ekstrem dan berkurangnya pasokan hasil panen disebut menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabai dan tomat di Kota Palu

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
TribunPalu/Zulfadli
HARGA CABAI - Petani cabai, Sutejo, mengatakan perubahan cuaca dalam beberapa waktu terakhir memengaruhi pertumbuhan tanaman hortikultura, khususnya cabai dan tomat. Hal ini jadi salah satu pemicu kenaikan harga. 

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga saat ini cukup membantu petani menutupi biaya produksi pertanian yang ikut meningkat.

“Kalau menurut petani bagus harga begini, kita mengikuti harga pupuk, racun, semuanya kan naik, dengan harga segini petani masih aman untuk biaya,” jelasnya.

Sutejo mengaku saat ini mengelola lahan hortikultura seluas dua hektar.

Dari total lahan tersebut, sekitar 1,5 hektar ditanami cabai keriting dan setengah hektar lainnya ditanami tomat.

Ia memperkirakan produksi cabai keriting di lahan seluas 1,5 hektar dapat mencapai sekitar 30 ton apabila kondisi tanaman optimal.

“Kalau cabai keriting di kawasan dataran rendah di sini kita ambil 0,9 kilogram per pohon, kalau pas jadi bisa satu kilogram per pohon,” ujarnya.

Selain cabai, harga tomat di tingkat petani juga mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir.

Baca juga: Kakek 80 Tahun Hilang di Kebun Sojol Donggala, Tim SAR Lakukan Pencarian

Menurut Sutejo, harga tomat saat ini bertahan di atas Rp10 ribu per kilogram dan dinilai cukup menguntungkan bagi petani yang sedang memasuki masa panen.

“Kalau tomat ini alhamdulillah bagi petani sudah sekitar dua bulan lebih harganya di atas Rp10 ribu, jadi sangat menguntungkan bagi petani yang lagi panen tomat,” katanya.

Ia berharap kondisi cuaca ke depan lebih stabil agar proses tanam dan hasil produksi hortikultura dapat berjalan optimal.

Menurut dia, cuaca yang stabil sangat penting untuk menjaga pasokan cabai dan tomat di pasaran tetap tersedia.

“Kalau sementara tanam banyak curah hujan itu bagus, tapi kalau sudah mendekati panen banyak curah hujan bisa gagal panen juga,” tutupnya.(*)

 

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved