Banjir Balinggi Parimo
BPBD Parimo: Sebagian Rumah di Desa Balinggi Jati Masih Terendam
Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan genangan air belum sepenuhnya surut.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Selain itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas di sekitar sungai.
Rivai juga menekankan pentingnya melaporkan cepat setiap perkembangan di lapangan.
Menurutnya, informasi yang cepat akan memudahkan penanganan.
"Sekecil apapun kejadian, segera laporkan ke aparat desa atau BPBD," tegas Rivai.
Desa Balinggi Parigi Moutong
Desa Balinggi merupakan satu dari 6 desa di Kecamatan Balinggi.
Kecamatan Balinggi sendiri berjarak sekitar 33 km dari ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.
Wilayahnya dilalui oleh Jalan Trans Sulawesi, yang merupakan jalan utama yang menghubungkan antar-provinsi di Pulau Sulawesi.
Desa Balinggi dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang besar.
Desa ini memiliki produksi dan luas panen kakao yang tinggi dibandingkan dengan desa-desa lain di kecamatan yang sama.
Selain kakao, ada juga potensi di sektor pertanian lainnya seperti padi sawah.
Sektor pertanian di desa ini rentan terhadap bencana, seperti banjir yang dapat merusak tanggul sungai dan mengancam produktivitas pangan.
Kecamatan Balinggi secara keseluruhan memiliki keberagaman suku dan agama, menjadikannya kecamatan dengan populasi umat Hindu terbanyak di Kabupaten Parigi Moutong. (*)
| Petani Balinggi Jati Desak Pembangunan Tanggul Permanen, Sawah 150 Hektare Terancam Gagal Panen |
|
|---|
| Warga Balinggi Jati Usulkan Pemasangan Bronjong, Antisipasi Banjir dan Lindungi Sawah |
|
|---|
| 250 Geobag Dipasang, BPBD Parimo Pastikan Warga Balinggi Jati Aman dari Banjir Susulan |
|
|---|
| Wabup Parimo Abdul Sahid: Normalisasi Sungai dan Pembongkaran Karang Segera Dilakukan |
|
|---|
| Ketua DPRD Parimo Minta Jembatan Balinggi Jati Dibongkar, Sebut Jadi Pemicu Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000177496jpg.jpg)