Sulteng Hari Ini
Wajib Belajar 13 Tahun, Langkah Strategis Persiapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja
Ia menambahkan, peningkatan keterampilan profesional juga penting agar generasi muda memiliki daya jual di dunia usaha.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Pemerintah mencatat progres positif dengan prevalensi stunting nasional berada di angka 19,8 persen (SSGI Februari 2025), turun dari 21,5 persen pada 2023. Target nasional tahun depan adalah 18 persen.
Menjelang awal Desember, Kemendukbangga/BKKBN akan melakukan pemantauan dan evaluasi lapangan sebagai dasar pemberian insentif fiskal bagi daerah.
Langkah ini bertujuan memastikan pemerintah daerah memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui perencanaan tenaga kesehatan, fasilitas layanan, hingga proyeksi pertumbuhan penduduk.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, Tenny C. Soriton, menjelaskan Sulawesi Tengah menunjukkan progres signifikan dalam penurunan stunting melalui aksi konvergensi.
Kota Palu dan Morowali telah menerima insentif fiskal percepatan penurunan Stunting.
Provinsi Sulawesi Tengah juga menjadi kandidat penilaian pembangunan kependudukan.
“Sulteng salah satu dari 9 provinsi yang dinilai Kemendagri dan Kemendukbangga/BKKBN untuk mendapatkan penghargaan sebagai provinsi yang berkomitmen menuntaskan stunting,” ujarnya. (*)
| Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Sigi, Target Mulai Tahun Ini |
|
|---|
| Tanpa Titipan, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat di Sulteng Turunkan Kemiskinan |
|
|---|
| Mensos Gus Ipul Ajak Mahasiswa Jadi Jawaban untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan |
|
|---|
| Mensos Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar di Sulteng, Sekolah Rakyat Jadi Prioritas |
|
|---|
| Mensos RI Targetkan 100 Ribu Siswa Sekolah Rakyat pada Tahun 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000939275jpg.jpg)