Sulteng Hari Ini
72 Siswa Lulus Pendidikan Bintara Polri 2025 di SPN Polda Sulteng, 4 Orang Raih Predikat
Predikat lulusan terbaik Sekolah Polisi Negara (SPN) diberikan kepada siswa yang mencapai prestasi tertinggi selama masa pendidikan.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zullfadli
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Sebanyak 72 siswa Pendidikan dan Pembentukan (Diktukba) Polri Tahun Anggaran (TA) 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulteng resmi dilantik, Rabu (24/12/2025).
Prosesi pelantikan tersebut dirangkaikan dalam upacara penutupan pendidikan, pelantikan, serta pengambilan sumpah Diktukba Bintara Polri digelar di lapangan SPN Polda Sulteng, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Puluhan siswa Polri itu secara resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan pembentukan.
Baca juga: Resmi Lantik 72 Siswa Diktukba, Kapolda Sulteng: Tonggak Awal Pengabdian Masyarakat
Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Irjen Pol Endi Sutendi membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pendidikan pembentukan Bintara Polri yang telah berlangsung selama lima bulan merupakan proses awal dalam membentuk personel Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi menegaskan, pelantikan para Bintara Polri ini menjadi tonggak awal pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.
“Hari ini kita menyaksikan pelantikan 72 siswa Bintara Polri Tahun Anggaran 2025. Seluruhnya dapat menyelesaikan pendidikan dan dilantik,” ujar Irjen Pol Endi Sutendi.
Baca juga: Parigi Moutong Masuk Peringkat Kelima Kasus HIV di Sulteng, HIV Tembus 230 Orang, AIDS 75 Kasus
Ia menjelaskan, setelah dilantik, para Bintara remaja Polri tersebut akan menjalani pembinaan lanjutan di lingkungan Polda Sulteng oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulteng, sebelum nantinya ditempatkan di satuan wilayah.
Menurut Kapolda, penempatan personel akan dilakukan secara bertahap setelah para Bintara dinilai cukup melalui pembinaan dan pelatihan lanjutan dalam kurun waktu satu hingga dua tahun.
Selain itu, Kapolda Sulteng juga mendorong agar personel yang berasal dari daerah dapat ditempatkan di wilayah asal masing-masing sebagai local boy atau local job, sehingga lebih memahami karakter dan kultur masyarakat setempat.
“Dengan memahami budaya dan lingkungan masyarakatnya, pelayanan kepolisian akan lebih maksimal,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Polda Sulawesi Tengah juga menetapkan empat siswa sebagai lulusan terbaik berdasarkan hasil penilaian selama lima bulan pendidikan.
Baca juga: Pemkab Sigi dan Karsa Institute Kukuhkan Forum Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Kapolda Sulteng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran SPN Polda Sulteng, para pengasuh, instruktur, dan tenaga pendidik yang telah mendukung suksesnya pendidikan pembentukan Bintara Polri.
Ia berharap para Bintara Polri yang baru dilantik mampu menjaga nama baik institusi serta menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional dan humanis.
Sulawesi Tengah
Sekolah Polisi Negara (SPN)
Polda Sulteng
Polri
Kecamatan Labuan
Kabupaten Donggala
Irjen Pol Endi Sutendi
Kapolda Sulteng
| Realisasi Belanja Tinggi, APBN dan APBD Sulawesi Tengah Catat Defisit Per April 2026 |
|
|---|
| Muhammad Safri Bongkar Alur Pokir: DPRD Hanya Mengusulkan, Eksekusi di Tangan Pemda |
|
|---|
| Andi Ridwan Usul Pokir DPRD Dihapus, Sebut Fungsi Pengawasan Legislatif Lemah |
|
|---|
| Sahran Raden Pertanyakan Transparansi Pokir DPRD: Jangan Sampai Jadi Alat Politik Elektoral |
|
|---|
| Safri Sebut Pokir DPRD Berasal dari Aspirasi Warga Saat Reses: Diatur Undang-Undang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sebanyak-72-siswa-Pendidikan-dan-Pembentukan-Diktukba.jpg)