Donggala Hari Ini
DPRD Donggala Resmi Tutup Sidang 2025, Sekda Tegaskan Arah Pembangunan 2026
Rustam menyebut tahun 2025 menjadi fase penting dalam implementasi visi Kabupaten Donggala, yakni Donggala Sejahtera, Maju, Berdaya Saing.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Masa persidangan ketiga tahun sidang 2025 resmi ditutup dan masa persidangan pertama tahun sidang 2026 resmi dimulai pada rapat paripurna DPRD Donggala.
Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Donggala, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala. Selasa (30/12/2025)
Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi, yang mewakili Bupati Donggala, mengatakan rapat paripurna tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Sidang paripurna ini bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi momen untuk mengevaluasi kerja yang telah dilakukan serta menegaskan komitmen bersama agar setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Donggala,” ujarnya.
Baca juga: Muhammad Safri Sebut Perombakan Kabinet Anwar-Reny Momentum Akselerasi Program 2026
Rustam menyebut tahun 2025 menjadi fase penting dalam implementasi visi Kabupaten Donggala, yakni Donggala Sejahtera, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.
Menurutnya, sepanjang 2025 DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Donggala telah menghasilkan sejumlah peraturan daerah strategis yang menjadi landasan penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, serta arah pembangunan jangka menengah.
Beberapa Ranperda yang dibahas menyentuh langsung kepentingan masyarakat, mulai dari perlindungan penyandang disabilitas, ketenteraman dan ketertiban umum, penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, fasilitasi pesantren, hingga perizinan berusaha dan pengembangan industri daerah.
Memasuki tahun 2026, agenda legislasi diarahkan untuk menjawab tantangan masa depan melalui penyusunan regulasi di bidang kepariwisataan, perlindungan anak, lingkungan hidup, transportasi umum, serta pengelolaan aset daerah.
Pemkab Donggala juga akan memperkuat intervensi pencegahan dan penurunan stunting secara lebih terarah dan berbasis data, dengan melibatkan lintas perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Selain itu, pembangunan sumber daya manusia akan diintegrasikan dengan penguatan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan potensi kelautan dan pesisir.
Baca juga: SKK Migas-JOB Tomori Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Utara
“Donggala memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai daerah penyangga blue economy di Sulawesi Tengah, yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan menjaga keberlanjutan lingkungan laut,” kata Rustam.
Mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Donggala itu juga menyoroti capaian positif Donggala pada 2025, di mana kabupaten tersebut menempati peringkat kedua penurunan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah.
| Penertiban PETI di Wombo Mpanau, Polres Donggala Pasang Spanduk Larangan Tambang Ilegal |
|
|---|
| Ketua DPRD Donggala Sebut Panen Raya Bukti Komitmen Pemerintah Genjot Swasembada |
|
|---|
| Bupati Vera Elena Laruni Pimpin Panen Raya di Sojol Donggala, Kejar Swasembada Pangan 2026 |
|
|---|
| SDN 16 Dampelas Donggala Manfaatkan Kamus Bergambar Bahasa Dampelas, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah |
|
|---|
| Edwan Sebut Yasin Lataka Figur Adem, Kinerja DPRD Donggala Lebih Maksimal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/4436ebda-4697-4e6d-a421-9cab6d6c2eacjpegsasa.jpg)