Sulteng Hari Ini
Pemprov Sulteng Percepat Akses Keuangan Daerah Lewat Rakor TPAKD
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan IKAD secara bertahap, dari 3,61 pada tahun 2025 menjadi 3,64 pada tahun 2026.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong percepatan akses keuangan daerah pada awal tahun 2026.
Upaya tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Ruang Polibu, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Senin (12/1/2026).
Rakor TPAKD tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulteng, Nelson Metubun, sekaligus membacakan sambutan gubernur.
Baca juga: Ketua PKK Palu Diah Puspita Bagi Seragam Majelis Taklim di Lore Utara Poso
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, industri jasa keuangan, serta para pejabat lingkup perangkat daerah dan instansi vertikal yang tergabung dalam TPAKD.
Dalam sambutannya, Nelson Metubun menyampaikan bahwa TPAKD memiliki peran strategis sebagai akselerator dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Ia menegaskan, akses keuangan yang inklusif menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta melindungi masyarakat dari berbagai risiko ekonomi dan finansial.
“Dalam konteks ini, TPAKD memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan akselerasi program akses keuangan daerah agar kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Poso Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tingkatkan Kinerja Pemerintahan
Lebih lanjut, Nelson menyoroti pentingnya internalisasi target Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah guna mewujudkan pemerataan layanan keuangan yang inklusif di Sulawesi Tengah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan IKAD secara bertahap, dari 3,61 pada tahun 2025 menjadi 3,64 pada tahun 2026.
Dengan proyeksi kenaikan setiap tahun sebesar 0,03 hingga 0,04, ia optimistis pada tahun 2030 skor IKAD Sulawesi Tengah dapat mencapai angka 3,76.
Baca juga: BPBD Donggala Fokus Evakuasi Warga Rentan di Dusun Sisere yang Terisolir, Satu Bumil di Evakuasi
“Target ini menegaskan komitmen kita untuk memastikan masyarakat memiliki akses yang adil, aman, dan berkelanjutan terhadap layanan keuangan formal,” tegasnya.(*)
Sulawesi Tengah
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Kelurahan Besusu Barat
Kecamatan Palu Timur
Kota Palu
Rapat Koordinasi
TPKAD
Nelson Metubun
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)
OJK
| Front Advokat Rakyat Sulteng Somasi Bank Pelat Merah di Palu soal Dugaan Blokir Rekening Sepihak |
|
|---|
| DKIPS Periksa 12 Komputer di Dishub Sulteng, Termasuk Dua Unit di Ruang Command Center |
|
|---|
| DKIPS Sulteng Keluarkan 5 Rekomendasi Usai Investigasi Dugaan Judol di Dishub |
|
|---|
| Jumlah Wajib Pajak di KPP Pratama Palu Tembus 77.288 Orang, Lampaui Target Tahunan |
|
|---|
| Pertumbuhan Pelaporan SPT Tahunan di Palu Naik 14,2 Persen Dibanding Tahun Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pemprov-Sulteng-Percepat-Akses-Keuangan-Daerah.jpg)