Minggu, 24 Mei 2026

Buol Hari Ini

Bukan Pegawai, Kantor Desa Momunu Buol Ditongkrongi Ternak Sapi Warga

Arfandi beserta aparatur desa hanya disibukkan dengan pengusiran ternak dari kantor yang berjarak 26 Km dari ibu kota kabupaten tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fadhila Amalia | Editor: mahyuddin
Handover/tangkapan layar facebook
SAPI BERKANTOR - Kantor Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. yang seharusnya memberikan pelayanan dan dihuni pegawai di jam kerja jauh dari kesan formalitas pemerintahan. Kantor perwakilan pemerintah yang berada di pinggir jalan itu dihuni ternak sapi warga. 

Ringkasan Berita:
  • Kantor Desa Momuni dipadati ternak sapi warga
  • Kotoran ternak berserakan di lantai
  • Kantor tak dipakai untuk pelayanan warga
  • Pegawai berkantor di tempat lain

 

TRIBUNPALU.COM, BUOL - Kantor Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. yang seharusnya memberikan pelayanan dan dihuni pegawai di jam kerja jauh dari kesan formalitas pemerintahan.

Kantor perwakilan pemerintah yang berada di pinggir jalan itu dihuni ternak sapi warga.

Bahkan, kotoran ternak itupun berserakan di atas lantai kantor desa ibu kota kecamtan tersebut.

Hal itu mencuat dalam sidak Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol, Arfandi A Wehantou.

Bukannya disambut oleh senyum staf desa atau tumpukan berkas, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol, Arfandi A Wehantou, justru disambut  tatapan nanar gerombolan sapi, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Fenomena Ikan Berserakan di Pantai Leok Buol, DLH Pastikan Bukan Akibat Pencemaran Lingkungan

Arfandi mendapati Kantor Desa Momunu berubah menjadi kandang ternak sapi.

Aroma tidak sedap menyambut Arfandi dan rombongan.

Halaman kantor desa itupun tak luput dari invasi hewan ternak warga yang bebas berkeliaran tanpa pengawasan.

Agenda sidak yang awalnya bertujuan untuk memantau tertib administrasi dan kualitas pelayanan publik pun berubah menjadi operasi pengusiran ternak.

Arfandi bersama beberapa aparat desa yang baru terpaksa berjibaku mengusir gerombolan sapi dari kantor yang berjarak 26 Km dari ibu kota kabupaten tersebut.

“Kantor desa yang seharusnya dipenuhi aparat pemerintah justru dipenuhi ternak sapi. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat sekaligus mencederai wibawa kantor desa sebagai pusat pemerintahan,” ujar Arfandi kepada media, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Strategi Keberlanjutan, JOB Tomori Dorong Edukasi Lingkungan

Arfandi menilai, fenomena yang terjadi di Kantor Desa Momuni bentuk pengawasan lemah dan tidak adanya kedisplinan pegawai.

"Kntor desa merupakan fasilitas publik yang harus dijaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertibannya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," kata Arfandi.

Dia pun meminta aparatur Desa Momunu untuk berbenah diri dan mematikan insiden itu tidak terulang lagi.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved