Sulteng Hari Ini
Polda Sulteng Terjunkan 1.020 Personel dalam Operasi Tinombala 2026, Berlangsung 14 Hari
1.020 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2026 di Sulawesi Tengah.
TRIBUNPALU.COM - 1.020 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2026 di Sulawesi Tengah.
Personel gabunganf ini terdiri dari 199 personel dari Polda Sulteng dan 821 personel dari jajaran Polres setempat.
Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
Dimulainya operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mako Polda Sulteng, Kota Palu, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (2/2/2026).
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra memimpin langsung apel tersebut mewakili Kapolda Sulteng.
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra mengatakan perasi kali ini mengedepankan upaya pencegahan (preventif) dan edukasi (preemtif) kepada para pengendara.
Baca juga: Rakornas 2026 di Sentul, Gubernur dan Wagub Sulteng Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional
“Operasi Keselamatan Tinombala 2026 mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, yang didukung dengan penegakan hukum melalui sistem tilang elektronik statis maupun mobile,” ujar Wakapolda.
Penegakan hukum tetap dilakukan dengan mengandalkan sistem tilang elektronik atau ETLE, baik secara statis maupun mobile.
Wakapolda menegaskan bahwa penggunaan ETLE bertujuan untuk meminimalisir interaksi langsung yang berpotensi menyimpang.
Pihak kepolisian juga akan mengoptimalkan patroli di titik-titik yang selama ini rawan macet dan sering terjadi kecelakaan.
“Jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, begitu pula dengan korban meninggal dunia,” katanya.
Baca juga: Wamen Ossy Dorong Kantah Pasuruan Tuntaskan Pemutakhiran Data Bidang Tanah
Selain pengawasan di jalan raya, petugas akan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramcek secara berkala.
Sasaran ramcek difokuskan pada kendaraan umum di luar terminal dan pool bus guna memastikan keamanan penumpang.
Kapolda Sulteng melalui Wakapolda berpesan agar seluruh personel bekerja secara profesional, ikhlas, dan tetap humanis.
Diharapkan operasi ini mampu menekan angka fatalitas kecelakaan sekaligus mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas.(*)
Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel
| Bawa Isu Strategis, 30 Guru di Sulteng Bertolak ke Jakarta Ikuti Konkernas 2026 |
|
|---|
| Baharuddin Sapi’i Pertanyakan Nasib Dana Bagi Hasil 500 Triliun, Apakah Hanya Formalitas? |
|
|---|
| Kritik Tajam Kejati Sulteng, Aktivis Mahasiswa Ahmad Soroti Belum Ada Hasil Kasus Korupsi SR Touna |
|
|---|
| Anggota DPRD Sulteng I Nyoman Slamet Soroti PHK Massal PT GNI, Minta Transparansi Data Karyawan |
|
|---|
| RDP Kasus Kecelakaan Kerja Tambang, Muhammad Safri Desak Cabut Izin PT FMI |
|
|---|