Morowali Hari Ini
Dari Ketinggian, Tradisi Ndengu-Ndengu Ramaikan Sahur di Morowali
Bagian lantai menggunakan papan yang dipasang rapi sebagai pijakan bagi para pemuda yang beraktivitas di atas menara.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Mereka bergantian memainkan alat musik, menunjukkan semangat generasi muda dalam menjaga tradisi sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Secara historis, bangunan tinggi yang digunakan dalam tradisi ini dahulu dikenal sebagai Raha Sampela atau rumah pengawas.
Pada masa Kerajaan Bungku, struktur serupa difungsikan sebagai menara pantau untuk mengawasi kedatangan tamu kerajaan maupun mendeteksi potensi bencana dari kejauhan.
Seiring waktu, fungsi pengawasan tersebut bertransformasi menjadi bagian dari tradisi budaya dan keagamaan masyarakat.
Baca juga: Kick-Off Layanan Biometrik Paspor Dinas, Imigrasi Palu Dukung Integrasi Sistem Antar-Instansi
Ndengu-ndengu bukan sekadar tradisi Ramadan, tetapi juga simbol identitas dan kesinambungan sejarah.
Dengan keterlibatan generasi muda, tradisi ini diharapkan terus lestari sebagai warisan budaya yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.(*)
| Tingkatkan Standar Halal, SPPG Dampala Bahodopi Gelar Pelatihan SJPH |
|
|---|
| Sekretaris BPKAD Morowali Pastikan Dokumen Kendaraan Lelang Aman untuk Pemenang |
|
|---|
| 23 Mobil dan 36 Motor Bakal Dilelang, BPKAD Morowali Bagi Aset Jadi 3 Lot |
|
|---|
| Sosialisasi Teknis Lelang BMD, Emil Fokus Penertiban Aset Daerah di Morowali |
|
|---|
| Pemkab Morowali Siapkan Lelang Aset Daerah dan Kendaraan Dinas Bernilai Ekonomis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Tradisi-Ndengu-Ndengu-di-Morowali-Budaya-Unik-Sahur-Ramadan-yang-Tetap-Terjaga.jpg)