Sulteng Hari Ini
BI Sulteng Ingatkan Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu, Terutama Malam Hari
Temuan uang rupiah tidak asli di Sulawesi Tengah pada 2025 tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: BI Sulteng Catat 1.755 Temuan Rupiah Tidak Asli sejak Tahun 2014
“Proses mengecek dengan cara diraba, diterawang, atau dilihat fitur keamanannya sering kali terabaikan,” jelasnya.
Menurutnya, pusat perbelanjaan besar umumnya telah dilengkapi alat pendeteksi seperti sinar ultraviolet, sehingga pemeriksaan bisa lebih optimal. Tantangan justru berada di toko kecil atau transaksi malam hari yang serba cepat.
Untuk menekan peredaran uang tidak asli, BI menerapkan tiga strategi utama, yakni pre-emptive, edukatif, dan represif.
Dari sisi pre-emptive, penguatan fitur keamanan dilakukan sejak awal proses pencetakan uang.
Irfan menyebut, teknologi pengamanan rupiah saat ini semakin canggih, bahkan Indonesia masuk tiga besar dunia dalam hal fitur keamanan uang.
Selain itu, BI terus mengedukasi masyarakat melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang, agar masyarakat dapat mengenali keaslian uang hanya dalam beberapa detik.
Jika masih terjadi pelanggaran, langkah represif melalui penegakan hukum akan dilakukan. Sanksi tegas diharapkan memberi efek jera kepada pelaku pemalsuan uang.
“Risiko hukum yang berat tentu tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh,” tegasnya. (*)
| DKIPS Sulteng Turun Tangan Selidiki Dugaan Judi Online di Dishub |
|
|---|
| Cerita Kasipenkum Kejati Sulteng Dilabrak Korban Penipuan Online akibat Pencatutan Nama |
|
|---|
| PERADI Palu Kubu Muslim Mamulai Klaim Punya Dasar Hukum Kuat, Ito Lawputra Disomasi |
|
|---|
| HUT Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Gubernur Sulteng: Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat |
|
|---|
| Respon Temuan BPK, Bapenda Sulteng Gandeng BPH Migas hingga Bidik Dump Truk Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/BI-Sulteng-Catat-1755-Temuan-Rupiah-Tidak-Asli-sejak-Tahun-2014.jpg)