Jumat, 5 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

BI Sulteng Ingatkan Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu, Terutama Malam Hari

Temuan uang rupiah tidak asli di Sulawesi Tengah pada 2025 tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. 

Tayang:
Editor: Regina Goldie
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
Kepala Perwakilan BI Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna. 

Baca juga: BI Sulteng Catat 1.755 Temuan Rupiah Tidak Asli sejak Tahun 2014

“Proses mengecek dengan cara diraba, diterawang, atau dilihat fitur keamanannya sering kali terabaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pusat perbelanjaan besar umumnya telah dilengkapi alat pendeteksi seperti sinar ultraviolet, sehingga pemeriksaan bisa lebih optimal. Tantangan justru berada di toko kecil atau transaksi malam hari yang serba cepat.

Untuk menekan peredaran uang tidak asli, BI menerapkan tiga strategi utama, yakni pre-emptive, edukatif, dan represif.

Dari sisi pre-emptive, penguatan fitur keamanan dilakukan sejak awal proses pencetakan uang

Irfan menyebut, teknologi pengamanan rupiah saat ini semakin canggih, bahkan Indonesia masuk tiga besar dunia dalam hal fitur keamanan uang.

Selain itu, BI terus mengedukasi masyarakat melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang, agar masyarakat dapat mengenali keaslian uang hanya dalam beberapa detik.

Jika masih terjadi pelanggaran, langkah represif melalui penegakan hukum akan dilakukan. Sanksi tegas diharapkan memberi efek jera kepada pelaku pemalsuan uang.

“Risiko hukum yang berat tentu tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved