Senin, 4 Mei 2026

Morowali Utara Hari Ini

Penjelasan Lengkap DPRD Morowali Utara Soal Evaluasi Pelayanan RSUD Kolonodale

Arief menyampaikan bahwa hasil rembuk keluarga di Petasia Barat memutuskan untuk tidak mengejar proses pidana.

Tayang:
Editor: mahyuddin
Handover
DPRD MOROWALI UTARA - Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan yang digelar DPRD Morowali Utara bersama RSUD Kolonodale dan BPJS Kesehatan menuai sorotan karena tidak menghadirkan keluarga korban meninggal dunia. Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD itu dihadiri sejumlah anggota Komisi I, yakni Ince Mohammad Arief Ibrahim, Arman Purnama Marunduh, Fanny Mistika Tampake, dan Nur Islam Hidayat. 

Menurutnya, beberapa pemberitaan terkait RDP DPRD Morowali Utara terkesan hanya menyoroti satu sisi, tanpa menjelaskan konteks rapat yang sebenarnya.

Ia menegaskan, rapat yang digelar pada 5 Maret 2026 tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut RDP sebelumnya yang berlangsung pada 18 Februari 2026, khususnya untuk menagih komitmen evaluasi internal dari pihak RSUD Kolonodale.

“Jika hanya satu potongan informasi yang disampaikan, maka publik bisa mendapatkan gambaran yang tidak utuh. Padahal rapat itu memiliki konteks yang jelas, yaitu menjalankan fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Arief.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kritik dari masyarakat maupun media tetap menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan pelayanan publik di daerah.

Namun demikian, ia mengajak seluruh pihak, termasuk insan pers, untuk bersama-sama menjaga kualitas informasi yang beredar di ruang publik.

“Kita semua tentu menginginkan jurnalisme yang mencerahkan, yang memberikan informasi secara utuh kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu memastikan pelayanan publik berjalan lebih baik dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” tutup Arief.(*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved