Selasa, 21 April 2026

Sigi Hari Ini

Pemkab Sigi Percepat Program RTLH 2026, 25 Rumah Jadi Prioritas Perbaikan

Sigi memiliki kesiapan yang cukup baik dibanding daerah lain. Karena itu, pelaksanaan program berpotensi dipercepat. 

Handover/Handover
PERBAIKAN RTLH - Pemerintah Kabupaten Sigi mempercepat program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Minggu (19/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Sigi memprioritaskan perbaikan 25 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2026, dengan data penerima yang telah diverifikasi.
  • Program ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, serta berpotensi bertambah seiring pembaruan data di lapangan.
  • Selain perbaikan fisik rumah, program RTLH juga mencakup sanitasi dan akses air bersih untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi mempercepat program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Minggu (19/4/2026).

Program ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam sektor perumahan. Pendataan dilakukan secara terverifikasi dan berjenjang.

Tujuannya agar bantuan tepat sasaran.

Baca juga: Prediksi Skor Manchester City vs Arsenal: Jadi Penentu Gelar Juara Liga Inggris Musim Ini?

Sebanyak 25 unit rumah telah masuk dalam prioritas penanganan tahun 2026.

Program ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. 

Seluruh data penerima telah disiapkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sigi.

Dengan demikian, pelaksanaan program dapat dilakukan lebih cepat saat anggaran tersedia.

Kepala Disperkim Sigi, Amrin, menjelaskan bahwa data yang dihimpun masih bersifat dinamis.

Jumlah penerima berpotensi bertambah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.

Pemerintah terus melakukan pembaruan data secara berkala. 

Hal ini untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan dapat terakomodasi.

Ia menyebut bahwa 25 rumah yang telah terdata menjadi prioritas utama tahun 2026.

Menurutnya, kesiapan data menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program. 

Baca juga: Dituding Bergantung ke Pusat, Sigi Buktikan Hasil Lewat Infrastruktur dan Program Nasional

Tanpa data yang lengkap, proses bantuan akan terhambat.

Karena itu, verifikasi dilakukan secara ketat.

Pada tahun sebelumnya, sebanyak 66 rumah telah diperbaiki.

Dari jumlah tersebut, 32 unit merupakan rumah terdampak bencana. 

Program ini menunjukkan bahwa penanganan dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya bergantung pada satu periode anggaran.

Program RTLH tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah.

Pemerintah juga memastikan adanya sanitasi dan akses air bersih.

Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. 

Hunian layak menjadi bagian dari standar kesejahteraan.

Amrin menegaskan bahwa kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci utama program ini.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. 

Baca juga: Prediksi Skor Bali United vs Malut United: Siapa Bisa Memperbaiki Posisi di Klasemen Liga?

Dukungan dari provinsi dan pusat sangat dibutuhkan. Terutama dalam hal pendanaan dan program pendukung.

Seluruh data verifikasi telah disatukan dalam satu sistem.

Hal ini memudahkan saat ada program bantuan dari pemerintah pusat. 

Proses penyaluran dapat dilakukan lebih cepat. Tanpa harus mengulang pendataan dari awal.

Di sektor lain, Kabupaten Sigi juga mulai mengakses program nasional di bidang sosial dan pendidikan.

Program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Patriot menjadi bagian dari peluang tersebut.

Pemerintah daerah telah menyiapkan dokumen pendukung. Agar program dapat segera berjalan.

Kepala Dinas Sosial Sigi, Ariyanto, menyebut kesiapan administrasi menjadi faktor penting.

Ia menilai Sigi memiliki kesiapan yang cukup baik dibanding daerah lain. Karena itu, pelaksanaan program berpotensi dipercepat. 

Hal ini menjadi keuntungan bagi daerah.

Pemerintah berharap program RTLH dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga: Menteri Nusron Dorong Santri Jadi Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Rumah yang layak diharapkan meningkatkan kualitas hidup keluarga. 

Termasuk dalam aspek kesehatan dan pendidikan.

Perubahan ini diharapkan berkelanjutan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Sigi mulai menunjukkan kemajuan di sektor perumahan.

Program tidak hanya berjalan di atas kertas. 

Tetapi mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari rumah yang diperbaiki, perubahan mulai terlihat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved