Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

Hari Kartini ke-147, Anwar Hafid Soroti Peran Perempuan dalam Pembangunan Sulteng

Kepemimpinan di Sulawesi Tengah saat ini menunjukkan kemajuan dengan semakin banyaknya perempuan yang menduduki posisi strategis di pemerintahan.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
HARI KARTINI - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka secara resmi peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Sulteng Anwar Hafid membuka peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Sulteng dengan tema “Perempuan Berdaya Sulteng Nambaso Menuju Indonesia Emas”.
  • Ia menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan, termasuk dalam kepemimpinan dan pembentukan generasi masa depan yang kuat.
  • Pemprov Sulteng juga memperkenalkan program sosial “Berani Mosibagi” untuk mengajak masyarakat membantu warga kurang mampu agar rumah layak huni.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka secara resmi peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan digelar di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng itu mengusung tema “Berani Bersama Kartini: Perempuan Berdaya Sulteng Nambaso Menuju Indonesia Emas” dan dirangkaikan dengan talkshow.

Talkshow tersebut menghadirkan Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido, serta Ketua TP PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, sebagai narasumber.

Baca juga: Kartini Masa Kini, Penyandang Disabilitas di Palu Raih Penghasilan dari Menjahit

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan peradaban.

Ia menyebut, kepemimpinan di Sulawesi Tengah saat ini menunjukkan kemajuan dengan semakin banyaknya perempuan yang menduduki posisi strategis di pemerintahan.

“Ini menjadi sejarah bagi Sulawesi Tengah, di mana perempuan semakin mengambil peran penting dalam kepemimpinan. Pembangunan tidak akan pernah terlepas dari kontribusi perempuan,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan melalui karya nyata dan kontribusi langsung bagi masyarakat.

Ia juga menekankan peran perempuan dalam membentuk generasi masa depan.

Baca juga: Pertemuan Tokoh Damai Malino I dan II: Jusuf Kalla Undang Perwakilan Lintas Agama, Ini Daftarnya

“Kalau kita ingin melahirkan generasi yang hebat, maka kuncinya adalah kesabaran. Dari perempuan yang sabar akan lahir generasi yang kuat,” tegasnya.

Selain itu, Anwar Hafid turut menyinggung kisah perempuan dalam sejarah keagamaan sebagai sumber inspirasi, seperti Siti Asiyah, Siti Hajar, Siti Maryam, hingga Siti Aminah.

Ia menilai keteguhan dan kesabaran perempuan dalam menghadapi ujian hidup menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban.

Di sisi lain, ia memaparkan tantangan yang masih dihadapi Sulawesi Tengah, khususnya terkait kemiskinan.

Menurutnya, sekitar 10 persen masyarakat masih berada di bawah garis kemiskinan, serta puluhan ribu rumah belum layak huni.

Ia menggambarkan kondisi tersebut melalui kisah warga yang hidup dalam keterbatasan tanpa fasilitas dasar.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved