Kamis, 30 April 2026

Sulteng Hari Ini

FMKPM Soroti Statement Wabup Parimo Soal 17 lokasi PETI

Sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana realisasi dari janji kampanye dari Wakil Bupati Parigi Moutong.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Handover
Forum Mahasiswa Kabupaten Parigi Moutong (FMKPM) menyoroti statement dari Gubernur Sulteng soal legalisasi tambang di Kabupaten Parigi Moutong saat memberi sambutan di hari ulang tahun Parigi mautong ke 24 tahun. 

Baca juga: Antisipasi Unjuk Rasa May Day, Polres Donggala Lakukan Simulasi Dalmas

Dari banyaknya point point kasus tambang di Parigi mautong April 2026 :

1.Penggerebakan tambang ilegal
2.Penyitaab alat berat
3.penangan hukum
4.dampak lingkungan dan sosial
5.penyelidikan korupsi

"Di atas adalah kasus kasus yang terjadi di bulan April dan Aparat penegak hukum terus menegaskan akan memproses secara hukum pelaku tambang ilegal di Parigi Moutong untuk memberikan efek jerah dan kami berharap para pemerintah lebih jelih melihat kejadian yang terjadi di kabupaten Parigi mautong  dan langkah yang mereka ambil bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakt tentunya itu lebih utama dari pada kepentingan para kaum elit itu sendiri," lanjutnya.

Oleh kerna itu, FMKPM mengancam keras agar kiranya dengan adanya statement dari wakil bupati Parigi mautong terkait 17 titik tambang ilegal.

Sebelumnya dikabarkan, Anwar Hafid mengatakan akan melegalkan semua tambang yang ilegal di Parigi Moutong.

Karena melihat potensi sumber daya alam yang berlimpah, khususnya pada sektor pertambangan emas yang tersebar di berbagai wilayah.

"Kabupaten Parigi Moutong ini memiliki kekayaan sumber alam yang luar biasa. Disini ada emas, ada durian semua serba kuning, emas yang luar biasa yang terbentang dari Sausu sampai Moutong, tentunya itu potensi yang sangat besar," ujar Anwar Hafid. (*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved