Sulteng Hari Ini
Satgas PKA dan PSDKP Sulteng Periksa Dugaan Pelanggaran PT TAS, Nilai Kerugian Masih Dihitung
Dalam peninjauan itu, tim membawa dua agenda utama, yakni pemeriksaan administrasi perusahaan.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Pengaduan itu sebelumnya disampaikan warga di Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah pada Selasa (25/11/2025).
Saat peninjauan berlangsung, Ketua Satgas PKA Sulteng Eva Susanti Bande didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Arief Latjuba, Kepala Dinas Perhubungan Sumarno, serta sejumlah pejabat terkait meninjau kawasan hutan mangrove di pesisir Torete.
Di lokasi tersebut, tim mendapati kawasan mangrove diduga sedang dialihfungsikan menjadi area industri pembangunan smelter.
Tim juga menemukan aktivitas penimbunan pantai menggunakan alat berat dan truk bertonase besar di kawasan yang sebelumnya ditumbuhi bakau dan nipah.
Selain itu, Satgas turut meninjau pembangunan terminal khusus (tersus) yang berada di dekat kawasan smelter.
Di area tersebut, tim menemukan sedimentasi cukup masif di sekitar ekosistem mangrove.
Pasir pantai terlihat berubah warna menjadi cokelat tanah dan aliran air disebut mengalami tekanan akibat tingginya sedimentasi dari aktivitas penimbunan.
Saat itu, seluruh instansi teknis yang hadir menilai terdapat dugaan pelanggaran serius terhadap lingkungan di kawasan tersebut. (*)
| El Nino Mulai Terbentuk, BMKG Prediksi Puncak Kemarau Sulteng Terjadi September-Oktober 2026 |
|
|---|
| Usai Cek Kesehatan, Dua Calon Haji Kloter BPN 9 Asal Sulteng Tertunda Berangkat |
|
|---|
| Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga |
|
|---|
| Masyarakat Adat Watutau Perkuat Kelembagaan dan Perlindungan Wilayah Lewat Lokakarya |
|
|---|
| Kapuspenkum Sebut 30 Perusahaan Masuk Identifikasi Satgas PKH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yas89-y89adajpggg.jpg)