Senin, 1 Juni 2026

Haji 2026

Novia Asal Desa Towale Jadi Calon Jemaah Haji Termuda Kabupaten Donggala 2026, Gantikan Orang Tua

Novia dan kakaknya kemudian menggantikan posisi kedua orang tua mereka untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Novia Fizka Rizkia, calon jemaah haji asal Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, menjadi jemaah termuda asal Kabupaten Donggala pada musim haji 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Novia Fizka Rizkia, 18 tahun, calon jemaah haji termuda asal Kabupaten Donggala, akan menunaikan ibadah haji bersama kakaknya, Moh Adri Ramadhan (27), sebagai pengganti orang tua mereka yang telah meninggal. 
  • Orang tua mereka mendaftar haji sejak 2013, namun ibu meninggal pada 2023 dan ayah pada 2024.
  • Novia saat ini merupakan mahasiswi semester dua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis di Universitas Widya Nusantara Palu.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Novia Fizka Rizkia, calon jemaah haji asal Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, menjadi jemaah termuda asal Kabupaten Donggala pada musim haji 2026.

Perempuan berusia 18 tahun yang lahir pada 10 Juli 2007 itu akan menunaikan ibadah haji bersama kakaknya, Moh Adri Ramadhan (27), yang kini berprofesi sebagai advokat.

Keberangkatan keduanya merupakan bentuk melanjutkan niat orang tua mereka yang telah lebih dahulu mendaftar haji sejak 2013.

Namun, takdir berkata lain. Sang ibu, Risna Abbas, meninggal dunia pada 9 September 2023. Selang beberapa bulan kemudian, ayah mereka, almarhum Ajizun Sinanang, juga berpulang pada 17 Juli 2024.

Novia dan kakaknya kemudian menggantikan posisi kedua orang tua mereka untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Baca juga: 105 Jemaah Haji Donggala Resmi Dilepas ke Tanah Suci, Berangkat ke Jeddah 13 Mei

Saat ini, Novia diketahui masih berstatus mahasiswi semester dua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis di Universitas Widya Nusantara (UWN) Palu.

“Kami berdua adalah pengganti orang tua kami karena ibu meninggal dunia pada 2023, kemudian disusul bapak pada 2024, sehingga kami menggantikan keberangkatan mereka,” ujar Novia saat ditemui usai pelepasan keberangkatan, Senin (11/5/2026).

Ia mengaku bersyukur masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan niat kedua orang tuanya menunaikan rukun Islam kelima.

“Kami bersyukur karena bisa menjalankan niat dari kedua orang tua kami,” katanya.

Novia dan Moh Adri Ramadhan juga meminta doa kepada masyarakat Sulawesi Tengah agar perjalanan ibadah hajinya bersama sang kakak diberikan kelancaran dan keselamatan.

“Kami minta doa kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, semoga perjalanan kami menuju Baitullah berjalan lancar dan kami bisa kembali ke kampung halaman dengan selamat,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved