Breaking News:

SBY Ungkap Informasi Terkait Kudeta Partai Demokrat: Mereka Masih Bergerak, Kucing-kucingan

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan informasi yang didapatnya terkait kudeta Partai Demokrat.

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan informasi yang didapatnya terkait kudeta Partai Demokrat.

Kudeta itu disebut dengan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

SBY menjelaskan bahwa dirinya telah mendapat informasi dari pimpinan partai dan juga daerah.

Infromasi tersebut berisi aktivitas sembunyi-sembunyi pelaku GPK-PD yang ternyata masih bergerak di lapangan.

"Saya telah mendapatkan laporan resmi dari pimpinan partai dan juga mendapatkan informasi dari daerah. Bahwa segelintir kader dan mantan kader pelaku GPK-PD itu masih bergerak di lapangan. Sembunyi-sembunyi, kucing-kucingan. Berarti gerakan ini masih ada," ungkap SBY dalam video di akun resmi Instagram, @bakomstrademokrat, Rabu (24/2/2021). 

Baca juga: Detik-detik Longsor Tambang di Parimo: Emas Banyak, Keluarga Korban dan Operator Sempat Berkelahi

Baca juga: Perubahan Pasha Ungu setelah Tak Jabat Wakil Wali Kota, Rambut Gondrong hingga Lebih Protektif

Baca juga: Lowongan Kerja Apotek K-24 untuk Lulusan SMA/SMK, D3, dan S1, Buka 6 Posisi, Cek Syaratnya

Mantan Presiden Republik Indonesia itu juga menjelaskan siapa saja yang kini menjadi sasaran pelaku GPK-PD.

"Yang disasar bukan lagi para ketua DPD atau pun ketua DPC. Tetapi siapa pun yang mau diiming-imingi sejumlah imbalan dan janji-janji yang menggiurkan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, SBY juga menjelaskan dugaannya bahwa Kepala Staf Presiden Moeldoko-lah yang memprakarsai kudeta ini.

SBY meyakini, Moeldoko juga mencatut beberapa nama pejabat tinggi pemerintah, dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD hingga Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan.

Bahkan, ia juga menyinggung nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Halaman
12
Editor: Muh Ruliansyah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved