Breaking News:

6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Sebagai Tersangka, Said Didu: Jika Bersalah di Mana Penjaranya?

Muhammad Said Didu menyoroti soal penetapan enam laskar FPI yang tewas di Tol Cikampek Km 50 sebagai tersangka.

Youtube MSD
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, YouTube MSD, Rabu (11/3/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu menyoroti soal penetapan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas di Tol Cikampek Km 50 sebagai tersangka.

Seperti diketahui Enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden Km 50 tol Jakarta-Cikampek akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

Keenamnya dianggap telah melakukan penyerangan terhadap petugas kepolisian.

Berkas kasus tersebut akan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan RI.

"Sudah ditetapkan tersangka, kan itu juga tentu harus diuji makanya kami ada kirim ke Jaksa biar Jaksa teliti," kata Brigjen Andi Rian saat dikonfirmasi, Kamis (3/3/2021).

Menurut Andi, pelimpahan berkas perkara kepada Jaksa Peneliti dimaksudkan untuk mengkaji kasus tersebut.

Sebab, keenam tersangka yang merupakan laskar pengawal FPI itu telah tewas saat insiden bentrokan.

Nantinya, Jaksa Peneliti akan ikut menimbang terkait penghentian atau tidaknya kasus dugaan penyerangan 6 laskar FPI kepada personel Polri.

"Untuk kasus penyerangan terhadap anggota Polri oleh laskar FPI, berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU untuk dilakukan penelitian. Kami sudah berkoordinasi dengan Jaksa," tandasnya.

Baca juga: Polri Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Ini Penjelasan dari Bareskrim Polri

Baca juga: 6 Laskar FPI yang Tewas Ditetapkan Jadi Tersangka, Keluarga Pertanyakan Dasar Hukum

Salah satu adegan dalam Rekonstruksi Kasus Penembakan Enam Anggota FPI di Karawang, Senin (14/12/2020) dini hari
Salah satu adegan dalam Rekonstruksi Kasus Penembakan Enam Anggota FPI di Karawang, Senin (14/12/2020) dini hari (handover/tribunjateng)

Lewat cuitan di akun Twitternya, Said Didu mempertanyakan bagaimana cara memberikan hukuman kepada seseorang yang sudah meninggal.

Halaman
1234
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved