Sulteng Hari Ini
Tidak Semua Nakes di Puskesmas Tinangkung Utara Bangkep Bisa Divaksin
Tenaga kesehatan di Puskesmas Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah disuntik vaksin COVID-19 untuk kedua kalinya.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU- Tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah disuntik vaksin COVID-19 untuk kedua kalinya.
Penyuntikan vaksin COVID-10 mulai dilakukan sejak 24 Februari 2021 dan Jumat (5/3/2021) penyuntikan vaksin merupakan dosis kedua yang diberikan kepada 13 tenaga kesehatan.
Kegiatan vaksinasi dilakukan diruang Puskesmas Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Bangkep, Sulawesi Tengah dan akan dilakukan secara bertahap.
Hal ini mengingat layanan kesehatan masyarakat tetap dibuka.
Baca juga: Dana Bidikmisi untuk Mahasiswa Untad Belum Cair, Ini Penyebabnya
Baca juga: Polisi Buru Komplotan Pencuri Handphone di Palu, Pria di Kelurahan Baru Dicuduk
Baca juga: Wardah, Anak Santoso Sekaligus Istri DPO MIT Poso Ziarah ke Kubur Khairul
Baca juga: Keluarga Ziarah ke Kubur Menantu Santoso, Bekas Pimpinan MIT Poso
"Jadi kemarin tinggal tersisa 13 orang Nakes. Dengan begitu, jumlah keseluruhan nakes yang sudah divaksin sampai saat ini sebanyak 47 orang," kata Kepala Puskesmas Tinangkung Utara, Adrianus, Sabtu (6/3/2021).
Adrianus menjelaskan, bahwa jumlah tenaga kesehatan di Pukesmas Tinangkung Utara sebanyak 62 orang.
Namun yang lolos skrining hanya 47 orang atau realisasinya mencapai 75 persen.
Baca juga: Efek KLB di Deli Serdang, DPD Demokrat Sulteng Usulkan Pemecatan 14 Nama Ini
Baca juga: Rombongan Berkaos Moeldoko Rebutan Uang Saku Setelah Dukung KLB, Dugaan Massa Bayaran
Baca juga: Kader Demokrat Sumut Marah! Siap Laporkan Kubu Moeldoko ke Polisi Terkait Kasus Penyerangan di SPBU
"Sebenarnya sasaran Nakes yang akan divaksin berjumlah 62 orang. Namun karena Nakes lainnya tidak memenuhi syarat dan ketentuan, terpaksa ditunda dulu sampai tiga bulan berikutnya," ujarnya.
Sebelumnya, pemberian vaksin dosis kedua kepada tenaga kesehatan telah dilakukan secara bertahap.
Yakni pada 24 februari 2021 berjumlah 26 orang, 25 februari 2021 berjumlah 8 orang, dan terakhir 5 maret 2021 sebanyak 13 orang. (*)