Benarkah Setelah Terima Vaksin COVID-19 Seseorang Justru Akan Lebih Mudah Terinfeksi ? Ini Faktanya!
Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengatakan bahwa orang lebih mudah terinfeksi COVID-19 setelah divaksin, simak faktanya!
Melalui video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan vaksin adalah intevensi yang sudah teruji manfaat kesehatannya.
Vaksin tersebut jelas bermanfaat kesehatan bagi masyarakat untuk menyelamatkan nyawa.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan tidak menunda vaksinasi atas dasar kekhawatiran varian baru yang muncul.
Sekalipun vaksin mungkin kurang efektif terhadap beberapa varian virus Covid-19.
"Layaknya berperang, kita harus memanfaatkan senjata yang ada untuk dapat menang," jelas Wiku.
Pemerintah Indonesia berkomitmen terus melakukan penelitian untuk meningkatkan kualitas vaksin yang ada saat ini.
Pemerintah juga akan berupaya melakukan percepatan vaksinasi di Indonesia, dan juga memprioritaskan kelompok yang rentan untuk menekan laju penularan dan kemunculan varian baru.
Saat ini para peneliti lembaga pemerintahan bidang kesehatan, para ilmuwan bekerja keras mengidentifikasi varian virus baru.
Melalui Whole Genum Sequencing atau cara melihat identitas virus.
Yang kemudian dikumpulkan melalui GISAID, untuk mendalami pengaruhnya terhadap perilaku virus tersebut.
Para produsen dan program yang mendayagunakan vaksin harus terus menyesuaikan kondisi evolusi virus Covid-19.
Misalnya memasukkan lebih dari 1 strain dalam pengadaan produk vaksin, dan menambahkan suntikan penguat atau booster, dan lain-lain.
"Uji juga harus dirancang dengan baik, agar memungkinkan penilaian setiap perubahan efikasi dan dapat terlihat, harus memiliki skala dan keragaman yang memadai untuk memungkinkan hasil interpretasi yang jelas," lanjut Wiku.
Selain itu, studi tentang dampak pembentukan antibodi pada penerima atau efektifitas vaksin juga menjadi penting untuk mengetahui dampak program vaksinasi.
Misalnya dengan melakukan zero survey pada masyarakat.